alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
icon-featured
Politik

PKB Ajukan Dua Pasangan Calon

30 Juli 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek - Setelah dua bakal pasangan calon (paslon) yang diajukan dewan pimpinan cabang (DPC) ke dewan pimpinan pusat (DPP) yaitu Alfan Rianto Muasir (Totok) dengan Panca Rahmadi (Ponco) serta Moch. Nur Arifin (Ipin) dengan Zaenal Fanani, kemungkinan tidak akan mendapatkan rekom. Kini PKB mengajukan dua bakal paslon alternatif lagi, yaitu Totok-Soeharto dan Totok-Zaenal Fanani.

"Prinsip kami (PKB, Red) ingin punya bakal calon bupati (bacabup) dan calon yang diajukan Totok," ungkap Ketua Lembaga Pemenangan Pemilihan (LPP) DPC PKB Trenggalek, Murkam.

Dia melanjutkan, nama-nama yang diajukan tersebut kini tengah menjalani proses penjaringan di DPP. Sebab, semuanya telah melalui proses fit and proper test, baik itu dilakukan secara langsung atau hanya lewat telekonferensi. Kini DPP memiliki prioritas dalam melakukan penjaringan, termasuk fit and proper test. Sehingga tiap-tiap calon menjalani fit and proper test yang berbeda. "Jadi kini kami tinggal menunggu hasil penjaringan tersebut terkait siapa yang diberi rekom," tuturnya.

Selain itu, untuk nama-nama yang diajukan, hanya satu nama, yaitu Soeharto, yang tidak mengikuti penjaringan di DPC. Namun, nama tersebut masuk nominasi karena DPC PKB telah menjalin komitmen dengan DPD Partai Golkar Trenggalek untuk berkoalisi pada pilbup nanti. Sehingga nama tersebut diajukan  jika koalisi tersebut ada kesepakatan di tingkat pengurus pusat partai masing-masing.

Jika koalisi tidak ada kesepakatan, maka bakal paslon yang disiapkan adalah Totok-Zaenal Fanani. Sehingga dalam perhelatan ini, PKB tidak sekadar angka ikut, tapi berpastisipasi demi memujudkan Trenggalek lebih baik lagi. Sedangkan terkait salah sartu kader yang diklaim lain bakal maju nanti, Murkam enggan berkomentar banyak.

Sebab, DPC tidak mengajukan usulan, tapi langsung dilakukan DPP. "Sampai hari ini (kemarin, Red) kami masih ingin berdiri sendiri, yaitu mengajukan bakal paslon di luar petahana. Namun jika nanti rekom berkata lain, pastinya kami akan mengikutinya," jelas Murkam. (*)

(rt/zak/bel/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia