alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Masih Ada Peluang 3 Paslon

01 Agustus 2020, 11: 30: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

Masih Ada Peluang 3 Paslon

KOTA, Radar Trenggalek - Kejutan tampaknya bakal mewarnai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Trenggalek 2020 ini. Pasalnya, sejauh ini masih ada empat partai politik (Parpol) yang belum menyatakan sikapnya untuk mendukung pasangan petahana Moch. Nur Arifin (Ipin), dengan Syah M. Nata Negara (Syah).
Empat parpol tersebut adalah PKB, Partai Golkar, PKS, dan Partai Hanura. Sehingga dengan itu kemungkinan masih ada dua bakal pasangan calon (paslon) lain yang bakal bertarung. Itu terjadi mengingat PKB bisa mengusung paslon sendiri. "Semua kemungkinan masih bisa terjadi, entah itu tiga paslon, ataupun calon tunggal. Sebab sejauh ini hanya kami (Ipin-Syah) yang menyatakan bakal maju," ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Trenggalek Moch. Nur Arifin.
Dia melanjutkan, memang sejauh ini hanya dua parpol yang rekomendasinya telah keluar untuk mendukung bakal paslon Ipin- Syah, yaitu PDI Perjuangan dan PPP. Namun ditingkat pengurus kabupaten sudah ada tiga parpol yang menyatakan dukungannya yaitu Partai Gerindra, Demokrat, dan PAN. Sehingga tinggal menunggu rekomendasi dari pengurus pusat masing-masing partai keluar. "Untuk seberapa besar dukungannya saya tidak mau mengandai-andai, takut kandas, jadi ditunggu saja nama rekomendasi keluar seperti yang dibicarakan atau tidak," tuturnya.
Selain itu, kata Ipin, sejauh ini masih ada peluang untuk PKB bakal bergabung dalam koalisi, mengingat Syah merupakan kader dan anggota fraksi partai tersebut. Dengan demikian nantinya bakal ada koalisi besar, meskipun tidak menjamin kemenangannya. 
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Murkam belum juga mau berkomentar banyak. "Ditunggu saja, pastinya kami akan melakukan perintah DPP yang ada pada rekom itu," ucap Murkam.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi koran ini Ketua DPC Partai Demokrat Mugianto hanya tersenyum. Dia juga enggan berkomentar  dan meminta menunggu hingga rekomendasi dari DPP Partai Demokrat turun. "Ditunggu saja, mungkin dalam waktu dekat ini rekom akan keluar," tuturnya. (*)

(rt/zak/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia