alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Kenaikan Duit Banpol Tunggu Rekom Gubernur

Dari Rp 1.818 Menjadi Rp 2.000 per Suara

01 Agustus 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

Kenaikan Duit Banpol Tunggu Rekom Gubernur

KOTA,  Radar Tulungagung - Para pengurus 11 partai politik (parpol) di Tulungagung bakal tersenyum. Pasalnya,  duit bantuan partai politik (banpol) di Tulungagung hampir dipastikan bakal naik tahun ini. Pada tahun lalu Rp 1.818 per suara, tahun 2020 naik menjadi Rp 2.000 per suara, atau naik Rp 182. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)  Tulungagung Bambang Triono.

Dia mengatakan,  memang anggaran banpol tersebut ada kenaikan. “Namun realisasinya masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Jatim,” ungkapnya.

Menurut pria yang pernah menjadi sekretaris diknas ini, dalam rapat presentasi antara Pemkab Tulungagung dan Pemprov Jatim baru-baru ini sudah disepakati ada kenaikan anggaran dana banpol untuk parpol yang mempunyai perwakilan di DPRD Tulungagung. Besarannya dari Rp 1.818 per suara, menjadi Rp 2.000 per suara. “Jumlah keseluruhan anggarannya untuk tahun 2020 menjadi sekitar Rp 1,2 miliar,” jelasnya.

Bambang Triono melanjutkan, dalam rapat presentasi antara Pemkab Tulungagung dan Pemprov Jatim tersebut dihadiri sejumlah OPD lingkup Pemkab Tulungagung.  Yakni Bakesbangpol Tulungagung, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Bappeda Kabupaten Tulungagung.

“Hasil rapat presentasi tim verifikasi Pemprov Jatim yang terdiri dari atas Bakesbangpol Provinsi Jatim, BPKAD Provinsi Jatim, dan Bappeda Jatim sudah sepakat dengan kenaikan anggaran banpol untuk parpol di Kabupaten Tulungagung. Tinggal menunggu rekomendasi tertulis dari gubernur,” paparnya.

Menjawab pertanyaan kapan pencairan dana banpol itu,  mantan Plt Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung ini mengantakan, pencairan  akan dilakukan setelah terbitnya rekomendasi tertulis dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Begitu ada rekomendasi tertulis dari gubernur, kami langsung mengundang parpol yang akan mendapat banpol untuk sosialisasi,” tuturnya.

Bambang Triono memperkirakan antara Agustus sampai September 2020, dana banpol tersebut sudah cair usai setiap parpol mengajukan proposalnya. “Pencairan baru bisa dilakukan pada bulan-bulan itu karena imbas pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Seperti diketahui, ada 11 parpol di Kota Marmer ini yang mempunyai wakil di DPRD Tulungagung. Kesebelas parpol itu adalah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKS, PPP, dan PBB. (*)

(rt/rak/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia