alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Santoso: Idul Adha Momen untuk Berkorban dan Bersabar

01 Agustus 2020, 20: 35: 55 WIB | editor : Didin Cahya FS

PEDULI: Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan hewan kurban kepada Takmir Masjid Agung Kota Blitar, Jumat (31/7).

PEDULI: Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan hewan kurban kepada Takmir Masjid Agung Kota Blitar, Jumat (31/7). (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan satu ekor lembu kepada takmir Masjid Agung Kota Blitar usai salat id di masjid tersebut Jumat (31/7).

Nantinya hewan kurban tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat sekitar usai dilakukan pemotongan di pelataran masjid usai dilaksanakan salat id. "Pemkot Blitar menyembelih satu ekor lembu yang kami kirim ke Masjid Agung. Kemudian 54 ekor kambing kami distribusikanke masjid dan musala yang mengajukan proposal," terang Santoso.

Dia menekankan, di momen Hari Raya Idul Adha tahun ini, masyarakat Blitar harus memaknainya sebagai momen agar lebih meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan dan lebih banyak bersyukur. "Kita terima dengan ikhlas dan tidak menurunkan semangat beribadah," ujarnya.

Di momen pandemi sekarang juga dapat dimaknai sebagai bentuk tawakal atau berserah diri kepada ketentuan Tuhan yang disebutnya memiliki nilai filosofis yang sama dengan sejarah Idul Adha itu sendiri. "Yang harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama yang menunjukkan ketakwaan, keikhlasan, pengorbanan, dan kepasrahan," tambahnya.

Dia juga menyinggung terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini yang harus ditunda keberangkatan para calon jamaah haji (CJH) hingga tahun 2021 mendatang.

Untuk itu, kata dia, para CJH yang ditunda keberangkatannya hingga tahun depan agar dapat bersabar menerima keadaan ini. "Setelah sekian lama menunggu antrean kuota haji, giliran saat harus mengalami penundaan. Kita harus bersabar," tandasnya.

Dia menegaskan, Pemkot Blitar berkomitmen untuk mengambil kebijakan yang cepat dan tepat guna memutus mata rantai penularan Covid-19 sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi sejak awal tahun ini. "Pemkot Blitar berkomitmen mengambil langkah yang cepat dan tepat," tegasnya.

Lanjut dia, pemkot akan lebih berfokus pada pemulihan ekonomi, kesehatan, dan sosial. Salah satu caranya dengan melakukan refocusing dan realokasi anggaran tahun 2020 dan merencanakan anggaran tahun 2021 untuk penanganan dampak pandemi. "Hal ini semata-mata demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Kota Blitar," ungkapnya.

Selain menyampaikan fokus penanganan pandemi, Santoso juga menyampaikan imbauannya kepada masyarakat agar senantiasa menaati protokoler kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah, guna memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Blitar. "Agar selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Adanya penambahan jumlah orang yang terkonfirmasi positif, menandakan adanya perilaku orang-orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. 

(rt/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia