alexametrics
Jumat, 02 Oct 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Wacana Tambah Asrama Covid-19

04 Agustus 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek mewacanakan penambahan asrama Covid-19 ketiga (ascov-3), apabila ascov-1 BKD dan ascov-2 dinkes terindikasi penuh atau overload (berlebih, Red). Rencananya, ascov-3 ini berada di lingkungan dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi (disnakertrans). 

Penanggung jawab (PJ) ascov, dr Mokhammad Rofiq mengungkapkan, kapasitas total dari kedua ascov mencapai 39 kamar. Rinciannya, ascov-1 BKD ada 17 kamar dan ascov-2 dinkes ada 22 kamar. Kini, ascov-1 BKD dihuni oleh 11 pasien, sementara ascov-2 dinkes dihuni oleh 8 pasien. “Mudah-mudahan kedua ascov ini saja sudah cukup,” ungkapnya. 

Rofiq, sapaan akrabnya menjelaskan, hasil swab test yang muncul lebih cepat dibanding dulu. Sebab, dulu pasien Covid-19 bisa dirawat sampai 20 hari di ascov, baru boleh pulang. Kini, pasien yang dirawat di ascov sudah dapat pulang pada hari ke-11. “Mereka yang diperbolehkan pulang tetap perlu menjalani isolasi mandiri di rumah. Dengan pakai masker dan menjaga protokol kesehatan,” ujarnya. 

Di sisi lain, dia tak memungkiri terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Bumi Menak Sopal. Rofiq mengaku pihaknya sudah melirik asrama Balai Lapangan Kerja (BLK) Disnakertrans sebagai ascov-3. “Kalau ada tanda-tanda mau overload, baru mempersiapkan ascov-3 BLK,” ungkapnya. 

Melihat dari fasilitas asrama BLK, kata dia, asrama itu memiliki 10 kamar dengan masing-masing bed (tempat tidur, Red) ada empat. Hanya, tiap kamar tidak serta-merta dapat diisi empat pasien. “Kami tidak bisa mengisi sebanyak kapasitasnya. Kecuali mereka (pasien, Red) suami-istri, anaknya, baru bisa jadi sekamar,” kata dia. 

Sementara itu, Kepala Dinkes PPKB Trenggalek dr Saeroni mengungkapkan, mengantisipasi terjadinya overload pasien Covid-19 di dua ascov, perlu mempersiapkan ascov-3 sebagai alternatif. “Dalam seminggu ini, hampir 30 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru,” kata dia. 

Saeroni mengaku, lonjakan kasus terkonfirmasi postiif baru yang terjadi selama ini masih terkendali. Artinya, kapasitas dari kedua ascov masih mencukupi untuk menampung para pasien. “Kita optimalkan dulu dua ascov ini. Apabila tidak mencukupi, baru menggunakan ascov-3,” tegasnya. (*)

(rt/pur/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia