alexametrics
Jumat, 02 Oct 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Anak Ngamuk dan Lukai Ibu

04 Agustus 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

TEMPAT KEJADIAN PERKARA: Joko menunjukkan lemari yang kacanya pecah di rumahnya akibat insiden yang terjadi kemarin (3/8).

TEMPAT KEJADIAN PERKARA: Joko menunjukkan lemari yang kacanya pecah di rumahnya akibat insiden yang terjadi kemarin (3/8). (ADITYA YUDA SEYA PUTRA/RADAR BLITAR)

SUKOREJO, Radar Blitar - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk hingga melukai ibunya di Jalan Mayang Selatan, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo pada Senin pagi (3/8). Pelakunya adalah Agung Sasmito Ningtyas. Pria berusia 45 tahun ini akhirnya diamanakan dan dibawa polisi ke Paguyuban Sehat Jiwa untuk mendapatkan perawatan kejiwaan.

Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan menerangkan, berawal dari laporan masyarakat tentang adanya ODGJ yang mengamuk. Menanggapi laporan itu, pihak kepolisian langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). “ODGJ tersebut mengamuk dan melukai ibunya,” terangnya.

Petugas yang datang ke lokasi pun langsung mengamankan Agung. Sang ibu yang mendapat luka sabetan benda tajam di bagian lengan pun langsung dilarikan ke RS Syuhada Haji untuk mendapatkan perawatan. “Korban kemudian dilarikan ke RS Syuhada Haji, Kota Blitar, untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka sabetan sajam,” terangnya.

Belum diketahui pasti penyebab Agung mengamuk. Namun berdasarkan informasi masyarakat, ODGJ ini tiba-tiba mengamuk dan mengambil sajam dari dapur rumahnya dan langsung menyerang ibunya. Guna memastikan hal serupa tidak terjadi, Agung langsung diamankan di Paguyuban Sehat Jiwa di Jalan Bakung Kelurahan/Kecamatan Sukorejo.

Adik Agung, Joko Suwito mengungkapkan, sekitar pukul 10.00, sang ibu, Kundayati sedang memasak di dapur rumahnya. Tiba-tiba Agung langsung mengamuk dan mencekik Kundayati dari belakang. Kundayati pun berteriak minta tolong. Joko yang saat kejadian sedang berada di rumah pun langsung bergegas mencoba menolong sang ibu dengan mencoba melepaskan cekikan Agung dari sang ibu. “Ibu saya sedang memasak. Lalu tiba-tiba Mas Agung itu memiting (mencekik, Red) ibu saya dari belakang,” terang pria 39 tahun ini.

Di saat itulah, Kundayati yang mencoba berontak pun secara tidak sengaja memecahkan kaca almari. Akibatnya, lengan kiri wanita 66 tahun ini pun robek dan terluka serius. Begitu terlepas dari cekikan Agung, Kundayati langsung berlari ke rumah tetangganya dan meminta pertolongan. Joko pun langsung meminta bantuan tetangganya yang saat itu berada di sekitar TKP untuk mengamankan Agung. “Saya yang lapor ke polsek dan tetangga saya yang mengamankan Mas Agung,” ungkapnya.

Setelah pihak kepolisan tiba di lokasi kejadian, dengan dibantu warga, polisi mengevakuasi Agung untuk dibawa selter penampungan ODGJ sekitar pukul 12.00. Baru setelah mendapat persetujuan pihak keluarga, Agung dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) di wilayah Kabupaten Malang. “Jam 12.00 dibawa ke penampungan dan jam 15.00 dibawa ke RSJ Lawang di Malang,” ujarnya.

Joko menampik adanya kabar yang beredar yang menyebutkan bahwa Agung melukai ibunya dengan pisau. Padahal, yang terjadi adalah lengan ibunya terluka secara tidak sengaja karena pecahan kaca.

Dia membeberkan jika sang kakak memang sudah mengidap gangguan jiwa sejak lama. Tepatnya sejak tahun 2010. “Begitu pulang dari Kalimantan mulai ada gejala (gangguan jiwa, Red). Padahal dulu sudah sembuh dan bekerja normal, tapi mulai hari Jumat kemarin dia mulai bicara ngelantur dan di kamar terus,” pungkasnya. (*)

(rt/tya/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia