alexametrics
Jumat, 02 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Cah, Hari Ini Jembatan Lembu Peteng Tulungagung Ditutup

04 Agustus 2020, 13: 11: 37 WIB | editor : Andrian Sunaryo

DILARANG MELINTAS: Beberapa petugas menutup jembatan lembu peteng selama proses perbaikan.

DILARANG MELINTAS: Beberapa petugas menutup jembatan lembu peteng selama proses perbaikan. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/Ratu)

KOTA, Radar Tulungagung – Mulai hari ini, Selasa (4/8) jembatan lembu peteng kabupaten Tulungagung ditutup sampai dua bulan. Pasalnya, jembatan di atas sungai Ngrowo tersebut mulai diperbaiki. Adanya perbaikan tersebut, maka arus lalu lintas lalu lintas yang melewati jembatan tersebut dialihkan.

Kepala Proyek Perbaikan Jembatan Lembu Peteng, Joko Sugandono mengatakan, perbaikan jembatan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 60 hari atau dua bulan. Pasalnya, keempat wings jembatan dan plat injak mengalami kerusakan dan  harus segera diperbaiki. Jika tidak diganti, berakibat fatal. “Sayap jembatan mengalami retak, kalau tidak diperbaiki bisa goling,” tuturnya saat ditemui dilokasi.

Joko –sapaan akrabnya menjelaskan, untuk perbaikan plat injak sebelah barat dan timur jembatan, diperkirakan memakan waktu 28 hari, akumulasi waktu tersebut sudah termasuk pengecoran. Dan dalam proses perbaikan plat injak, tidak boleh dilewati kendaraan dahulu. “Maka dari itu harus dilakukan penutupan jalan,” jelasnya.

KBO Lantas Polres Tulungagung, Iptu Suryono mengungkapkan, terkait penutupan jembatan lembu peteng, pihaknya sudah melakukan pengalihan arus di empat titik besar. Sedangkan untuk titik kecil, akan dialihkan oleh petugas  di lapangan. “Kami akan mengantisipasi agar jangan sampai ada penumpukan kendaran, akibat perbaikan jembatan lembu peteng,” ungkapnya.

Selama perbaikan jembatan  ada petugas dari kepolisian, dishub dan PU  membantu mengamankan arus lalu lintas. Pengendara dari arah Trenggalek menuju ke Tulungagung, bisa melalui simpang tiga jetakan ke utara menuju simpang empat cuiri menuju ke arah kediri. Dari arah Surabaya menuju ke Trenggalek, bisa mengambil arah ke barat dari simpang tiga ngujang. “Untuk kendaraan berat agar tidak melewati pasar ngemplak, untuk menghindari penumpukan kendaraan,” papar pria ramah itu.

Sementara itu Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Sujarmani menambahkan, jembatan lembu peteng yang memiliki panjang 42 meter dan lebar 12 meter ini sebenarnya untuk kapasitas tidak mencukupi, karena terdapat simpang ganda. “Meski kapasitas tidak mencukupi, perbaikan kali ini belum ada rencana untuk pelebaran,” tambahnya.

Namun beberapa waktu  lalu, pihaknya  mengusulkan untuk membuat jembatan duplikat di sebelah selatan jembatan lembu peteng. Dengan tujuan  menampung pengendara dari arah selatan. Selain itu, selama proses perbaikan jembatan tersebut, tentu akan berdampak pada sektor perekonomian masyarakat. Karena jembatan tersebut menjadi jalan utama untuk mobilitas masyarakat. “Meski ada perbaikan jembatan kami tidak akan melakukan sterilisasi pedagang  di samping sungai ngrowo, jadi pedagang masih bisa berjualan. Dan perbaikan ini tentu akan berdampak pada perekonomian. Maka kami mohon agar masyarakat memaklumi, demi kebaikan bersama,” kata pria asal Trenggalek itu. (*)

(rt/mam/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia