alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Awas Hoaks, Pasar Legi Tetap Buka

Setelah Satu Pedagang Terkonfirmasi Positif

11 Agustus 2020, 11: 05: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

PUTUS RANTAI: Tim GTPP Covid-19 Kota Blitar menyemprot disinfektan di Pasar Legi.

PUTUS RANTAI: Tim GTPP Covid-19 Kota Blitar menyemprot disinfektan di Pasar Legi. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar menegaskan bahwa Pasar Legi tidak tutup selama 14 hari ke depan. Informasi beredar melalui pesan berantai WhatsApp (WA) yang menyatakan Pasar Legi tutup adalah hoaks alias berita bohong.

Kepala Disperdagin Kota Blitar Ariyanto membantah informasi penutupan Pasar Legi setelah salah satu pedagang di kawasan pasar tersebut terkonfirmasi positif korona.

Dia menyatakan, pasar tetap buka seperti biasa. "Namun demikian, pedagang tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Mulai memakai masker, menjaga jarak antar pembeli hingga rajin mencuci tangan," katanya kemarin (10/8).

 Arianto membenarkan terkait informasi adanya salah satu pedagang di kawasan Pasar Legi yang terpapar korona. Namun, pedagang tersebut bukan merupakan pedagang di dalam pasar melainkan di luar.

Pedagang yang terpapar itu berjualan di utara Pasar Legi. Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas jual beli di dalam pasar. "Pedagang tersebut juga terpapar bukan dari pedagang lainnnya. Tetapi yang bersangkutan pernah berobat di dokter Sony (SP)," jelas pria ramah ini.

Sekedar diketahui, pedagang yang terpapar itu merupakan kontak erat pasien dari dokter SP. Dokter 59 tahun itu meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Kemarin (10/8) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 langsung menyemprot cairan disinfektan di kios pedagang terpapar itu.

Sementara itu, kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah satu orang lagi kemarin (10/8). Kasus tersebut berasal dari seorang tenaga kesehatan (nakes) yang pernah merawat pasien konfirmasi dari Kabupaten Blitar.

Hasil swab nakes berusia 25 tahun itu keluar pada 9 Agustus. Dia dinyatakan positif korona tanpa ada gejala atau keluhan. "Nakes tersebut kini diisolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan di Kabupaten Blitar," kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Blitar dr M. Muchlis, kemarin.

Di samping itu, warga konfirmasi yang sembuh juga kembali bertambah. Kemarin ada dua warga yang dinyatakan sembuh. Total warga yang sembuh sebanyak 40 orang. (*)

(rt/kan/bel/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia