alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

66 Nakes Sembuh

16 Masih Isolasi,Proses Tracing Semakin Cepat

24 Agustus 2020, 10: 31: 31 WIB | editor : Bella Orlandis

66 Nakes Sembuh

WLINGI, Radar Blitar - Perang melawan korona di Kabupatan Blitar masih terus berlanjut. Pasalnya, penambahan kasus terus terjadi, tercatat hingga Minggu (23/8) lalu jumlah konfirmasi positif di Bumi Penataran mencapai 368 orang. Tenaga kesehatan (nakes) menjadi salah satu profesi yang paling rentan terjangkit virus ini.Direktur RSUD Ngudi Waluyo, dr Endah Woro Utami mengakui, bukan perkara gampang perang melawan virus yang tak kasatmata ini. Terutama bagi nakes yang setiap hari berjibaku dengan virus ini. “Untungnya, masyarakat kita itu support. Hal itu menjadi semangat kami untuk terus memberikan pelayanan,” katanya

Dia mengaku, gara-gara korona, beberapa fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut sempat terhenti. Puluhan  nakes  juga  terjangkit sehingga harus menjalani isolasi agar tidak menularkan virus. Namun,  sambungnya  cepat, sebagai besar sudah kembali melaksanakan kewajiban pelayanan kesehatan. “Dulu kanada 66 orang yang terkonfirmasi positif ya, mereka semua sudah  sembuh  dan  kembali beraktivitas,” tuturnya.

Meski begitu, Woro juga tidak menampik ada kasus baru alias nakes anyar yang terjangkit virus. Tercatat ada sekitar 16 nakes di rumah sakit milik daerah ini sedang menjalani isolasi. Menurut  dia,  hal  itu  sangat lumrah. Sebab, nakes adalah orang yang kontak erat dengan pasien korona. Sehingga potensi tertular sangat besar. Meskipun dalam praktik memberikan pelayanan sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Terpenting, kata dia, bukan pada banyaknya temuan kasus, tapi kecepatan dan ketepatan dalam penanganan virus. Menurut dia, semakin cepat diketahui semakin baik penanganan terhadap pasien korona. Sebaliknya, semakin lama proses penelusuran berarti juga semakin sulit memutus mata rantai penyebaran virus. “Yang terpenting itu angka kesembuhannya. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula mendapatkan penanganan dan potensi  kesembuhannya  pun semakin besar,” terangnya.

Jika ditinjau dari peta persebaran korona Jatim hingga pukul 12.20, jumlah konfirmasi positif di Bumi Penataran sejumlah 368 orang lebih. Terdiri dari 301 sembuh, 17 orang meninggal, dan 50 aktif atau menjalani perawatan (data GTPP Covid-19 Kabupaten Blitar per 23 Agustus).Sementara itu, Kepala Dinas

infografis

infografis

Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar Kuspardani mengatakan, hingga kini pemerintah daerah terus berupaya optimal untuk memutus mata rantai korona. Sosialisasi mengenai protokoler kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat juga dilakukan masif, melibatkan tokoh masyarakat dan jajaran instansi samping. “Terbaru, kalau gaksalah dari pihak kepolisian membentuk tim khusus untuk mencegah korona,” katanya. (*)

(rt/muh/bel/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia