alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Santoso: Pemkot Blitar Fokus Pemulihan Perekonomian

Pada Pengelolaan Anggaran Perubahan APBD 2020

02 September 2020, 11: 16: 39 WIB | editor : Alwik Ruslianto

TEGAS: Wali Kota Blitar Santoso membacakan tanggapan terkait pandangan umum fraksi di DPRD Kota Blitar dalam paripurna kemarin (1/9).

TEGAS: Wali Kota Blitar Santoso membacakan tanggapan terkait pandangan umum fraksi di DPRD Kota Blitar dalam paripurna kemarin (1/9). (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar - Pemkot Blitar masih fokus terhadap pemulihan ekononi masyarakat pada masa Covid-19. Itu disampaikan Wali Kota Blitar Santoso dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2020 di gedung DPRD Kota Blitar kemarin (1/9).

Dia menjelaskan, APBD 2020 banyak mengalami penurunan. Termasuk pendapatan asli daerah (PAD) wajar terjadi saat masa pandemi. "Dalam kondisi pandemi Covid-19, kami tidak bisa menargetkan PAD seperti tahun-tahun sebelumnya. Ya karena kami masih akan fokus pada tahap pemulihan ekonomi di masa pandemi ini," ujarnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkot Blitar itu melanjutkan, pihaknya bakal menindaklanjuti terhadap rekomendasi serta saran dari fraksi di DPRD Kota Blitar. Yakni terkait ranperda perubahan APBD 2020. Itu untuk pengelolaan anggaran perubahan APBD 2020 sehingga menjadi lebih baik lagi ke depannya. "Tanggapan terhadap pandangan umum fraksi sudah saya sampaikan. Kami siap menindaklanjuti rekomendasi maupun saran dari fraksi,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi mengatakan, sejumlah fraksi sudah menyampaikan pandangan umum terhadap ranperda perubahan APBD 2020. Menurut dia, sejumlah fraksi juga memberikan rekomendasi dan saran kepada wali kota terkait ranperda perubahan APBD 2020. Terutama soal PAD dan serapan anggaran. Selain itu, sejumlah fraksi meminta Pemkot Blitar meningkatkan PAD dan serapan anggaran.

"PAD dari sektor pajak seperti hotel dan restoran memang menurun. Tapi, pemkot bisa menggali potensi dari sektor lain. Misalnya dari pajak baliho untuk meningkatkan PAD," katanya.

Rapat Paripurna yang digelar di Graha Paripurna Gedung DPRD Kota Blitar itu dipimpin Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim. Didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi. Turut hadir Sekda Pemkot Blitar Rudy Wijonarko, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Dandim 0808/Blitar Letkol Arh Dian Musriyanto, Danyonif 511/Blitar, serta Forkopimda Kota Blitar. Selain itu, sejumlah kepala OPD juga hadir menyimak penyampaian pandangan umum fraksi.

Rapat paripurna tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Di antaranya, seluruh peserta rapat wajib menggunakan masker, mencuci tangan, maupun menjaga jarak. Pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan sebelum masuk ruang rapat. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia