alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radartulungagung
Home > RaTu Event
icon featured
RaTu Event

Jawara Virtual Dance Competition 2k20 Telah Terpilih

Kreativitas Peserta Luar Biasa

11 September 2020, 10: 57: 21 WIB | editor : Alwik Ruslianto

KOMPETITIF : (dari kiri) Juri event Virtual Dance Competition 2k20, Agus Sunaryanto, M Dafid Sofyan, dan Nance Arsita memberi penilaian pada penampilan setiap peserta.

KOMPETITIF : (dari kiri) Juri event Virtual Dance Competition 2k20, Agus Sunaryanto, M Dafid Sofyan, dan Nance Arsita memberi penilaian pada penampilan setiap peserta. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Usai melalui proses seleksi dan voting yang cukup panjang, saatnya penjurian bagi event Virtual Dance Competition 2k20. Acara yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung bekerja sama dengan Rumah Putih Coffee House ini sebagai wujud agar generasi milenial mampu tetap tampil eksis dan kreatif di tengah pandemi Covid-19.

Acara yang diikuti oleh pelajar dan kalangan umum ini sebagai wadah bagi para dancer di Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar agar tetap eksis meskipun pandemi Covid-19. Sebab adanya pandemi Covid-19 ini pemerintah pun mengimbau agar berbagai pergelaran seni dihentikan sementara waktu untuk menghindari kerumunan massa. “Ini inovasi acara yang pas, karena dengan adanya kompetisi ini anak-anak juga tetap termotivasi untuk berpikir kreatif namun tidak melanggar protokol kesehatan,” jelas salah satu juri Virtual Dance Competition 2k20, Agus Sunaryanto.

Pria yang juga owner Rumah Putih Coffee House ini mengaku sempat kebingungan ketika memberi penilaian kepada masing-masing peserta. Sebab seluruh peserta tampil all out dan menyajikan yang terbaik. Melihat hasil karya dari para peserta yang dikirimkan ke panitia menjadi bukti bahwa generasi muda sangat menantikan kompetisi-kompetisi serupa. “Ini buktinya, karya anak-anak sangat luar biasa, bahkan ada yang betul-betul memikirkan kostumnya seperti apa,” terangnya.

Disinggung mengenai poin-poin penilaian pada lomba kali ini, Agus membeberkan setidaknya terdapat 3 poin utama yang menjadi penilaian dewan juri. Yakni skill and performance, kekompakan antar anggota tim, dan power. Tak jarang ketiga dewan juri yakni Agus Sunaryanto, M. Dafid Sofyan, dan Nance Arsita harus berdiskusi dan mencermati detail demi detail setiap penampilan peserta. Sementara untuk kostum, Agus mengatakan jika hal tersebut sebagai bonus bagi peserta. “Yang paling utama adalah 3 poin tadi, tapi melihat video ini tadi kostum juga dipikirkan oleh seluruh peserta, kami dewan juri juga sempat bingung karena semua sangat baik dan luar biasa,” urainya.

Hal senada juga dikatakan PO event Virtual Dance Competition 2k20, Nance Arsita. Dia mengatakan dari seluruh peserta yang mengirimkan karya semua memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing. Namun setelah melalui perdebatan dan diskusi, dewan juri pun menentukan pemenang juara I, II,III, dan juara Favorit Virtual Dance Competition 2k20. “Seluruh peserta sudah menampilkan yang terbaik, saatnya kami menentukan pemenang. Pengumumannya besok (hari ini) dapat dilihat di koran Jawa Pos Radar Tulungagung,” imbuhnya. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia