alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Terus Lacak Kasus Luring Sendang

23 September 2020, 09: 39: 06 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

Sementara itu, tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 sepertinya masih harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan kasus penularan Covid-19 di salah satu kelompok belajar luring di Kecamatan Sendang. Buktinya, petugas masih terus melakukan pelacakan dan tracing untuk mengetahui asal penularan (zero point) kasus tersebut. “Petugas masih terus melakukan penelusuran kontak,” jelas wakil juru bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro.

Seperti diketahui, kasus salah satu kelompok belajar luring di Kecamatan Sendang bermula dari adanya penemuan kasus Covid-19 berinisial WPM. Bocah berusia 12 tahun tersebut terkonfirmasi pada 14 September lalu dari saudara serumahnya, yakni MSA yang terkonfirmasi pada 11 September. MSA merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD dr. Iskak. Dari hasil tracing, petugas melakukan pemeriksaan swab terhadap 6 orang yang memiliki kontak erat dengan MSA. Hasilnya petugas menemukan WPM dan SYT terkonfirmasi Covid-19.

Selanjutnya, petugas pun mengembangkan kasus WPM. Dari hasil penyelidikan epidemiologi (PE), diketahui WPM sempat mengikuti kegiatan belajar luring pada 10 September bersama 6 orang teman dan 1 guru. “Ketujuh orang pun dilakukan pemeriksaan swab dan diketahui satu yang terkonfirmasi, yakni FEP yang merupakan teman belajar kelompok WPM,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang berhasil dihimpun Koran ini, dari kasus-kasus tersebut belum ada satupun pasien yang dinyatakan sembuh. Sebab hasil pemeriksaan PCR masih menunjukkan positif Covid-19.

Kasus terkonfirmasi Covid-19 pada kelompok belajar luring bukan kali pertama terjadi di Tulungagung. Sebelumnya, kasus pada kelompok belajar luring sempat menimpa salah satu kelompok belajar di Kecamatan Pagerwojo. Namun saat itu, seluruh kontak erat dinyatakan negative Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR. Artinya pada kasus tersebut protokol kesehatan telah diterapkan dengan baik, sehingga tidak terjadi penularan terhadap sesama anggota kelompok belajar. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia