alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radartulungagung
Home > Politik
icon featured
Politik

Dua Paslon Telah Ditetapkan

24 September 2020, 12: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek resmi menetapkan dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang telah memenuhi syarat pencalonan menjadi paslon. Kedua pasangan ini akan bertarung pada 9 Desember nanti.

Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi mengatakan, penetapan dua palson  dilakukan melalui rapat pleno. Dilakukan secara interen oleh lima orang komisioner KPU, sesuai rekomendasi dari Gugur Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid -19 Trenggalek yang harus menerapkan protoler kesehatan. "Berdasarkan evaluasi kami, kedua bapaslon telah memenuhi persyaratan hingga layak untuk ditetapkan sebagai paslon," katanya.

KPU telah mengeluarkan berita acara nomor 205/PP.06.2-BA/3503/KPUKAB/IX/2020 tentang penetapan paslon bupati dan wakil bupati Trenggalek dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Selain itu, berita acara tersebut telah dikirim ke masing-masing paslon. Selanjutnya, kedua paslon beserta pendukungnya akan mengikuti pengundian nomor urut yang rencananya dilakukan hari ini (Kamis, 24/9- red) sekitar pukul 13.00. "Dalam berita acara tersebut terdapat dua point penetapan paslon yang kami lakukan," ungkapnya.

Point pertama adalah menetapkan paslon Mochamad Nur Arifin dengan Syah M. Nata Negara yang diusung tujuh partai politik (parpol) dengan perolehan total 28 kursi. Parpol tersebut seperti PDIP 9 kursi, Partai Golkar 6 Kursi, Partai Demokrat 5 kursi, Partai Gerindra 3 kursi, PAN dan Partai Hanura masing-masing 2 kursi serta PPP 1 kursi.  Sedangkan point kedua menetapkan paslon Alfan Rianto Muasir dengan Zaenal Fanani yang dusung oleh dua parpol dengan total 17 kursi. Parpol pengusung tersebut meliputi PKB 11 kursi dan PKS 6 kursi.

Untuk itu saat ini KPU tengah melakukan persiapan guna melakukan tahapan pengundian nomor urut. Sebab berdasarkan instruksi GTPP pengundian nomor urut tersebut boleh dilakukan dengan menerapkan protokoler kesehatan ketat, seperti tamu undangan yang masuk ke area gedung harus melakukan swab. Selain itu KPU juga menyiapkan berbagai keperluan lain, seperti perlengkaoan APD lengkap. "Kami (komisioner KPU, red) juga telah melakukan swab, dan hasilnya akan diambil nanti malam," jelas Gembong. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia