alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Peserta Waswas Tunggu Hasil Rapid Test

Jelang Ujian SKB Formasi CPNS 2019

26 September 2020, 10: 30: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

ANTISIPASI: Pegawai BKD Kota Blitar yang menjadi panitia ujian menjalani rapid tes beberapa waktu lalu.

ANTISIPASI: Pegawai BKD Kota Blitar yang menjadi panitia ujian menjalani rapid tes beberapa waktu lalu. (BKD KOTA BLITAR FOR RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Sejumlah peserta ujian seleksi kompetensi bidang (SKB) formasi CPNS 2019 sudah melakukan rapid test sebagai syarat mengikuti ujian. Selain para peserta, rapid test juga diberlakukan kepada segenap panitia pelaksana seleksi ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Penilaian Kinerja, Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kota Blitar Ika Hadi Wijaya mengatakan, rapid test sudah dilaksanakan pada 23-24 September lalu. Pemeriksaan antibodi itu dilakukan selama dua hari. "Untuk pemeriksaan peserta dilakukan di tiga puskesmas di Kota Blitar. Sementara untuk panitia dilakukan di kantor BKD," jelasnya, kepada Koran ini kemarin (25/9).

Sebanyak 54 panitia ujian SKB CPNS 2019 yang mengikuti rapid test. Mereka terdiri dari beberapa perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Selain dari BKD, ada juga dinas kesehatan (dinkes), diskominfotik, dispendukcapil, dan inspektorat daerah. Sejumlah peserta itu, direncanakan ikut terlibat dalam ujian SKB mendatang.

Untuk hasil rapid test-nya, jelas Hadi, BKD masih belum mengetahui. Kini BKD masih menunggu informasi dari Dinkes Kota Blitar terkait hasil dari rapid test tersebut. "Untuk hasilnya, kami belum tahu. Belum ada laporan yang masuk," katanya.

Untuk diketahui, pemeriksaan rapid test tersebut dilakukan sebagai syarat ujian SKB CPNS 2019. Sebelumnya, tidak ada pemberlakuan rapid test kepada peserta maupun panitia ujian. Namun, melihat situasi kasus Covid-19 yang terus meningkat, maka diputuskan menggelar rapid test sebagai tindakan pencegahan.

Dia mengatakan, jika nanti hasil rapid test ada yang menunjukkan reaktif, maka harus segera melakukan swab test. Jika diketahui ada hasil swab yang positif, maka BKD segera melaporkanya ke BKN untuk memperoleh arahan. (*)

(rt/kan/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia