alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Pjs Wali Kota Blitar Fokus Tangani Covid-19

Upayakan Jadi Zona Hijau

29 September 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Pjs Wali Kota Blitar Fokus Tangani Covid-19

SANANWETAN, Radar Blitar - Percepatan penanganan Covid-19 serta pengawalan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota Blitar (Pilwali) 2020 menjadi fokus utama pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Blitar Jumadi. Pria yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Provinsi Jatim ini ditetapkan sebagai Pjs Wali Kota Blitar hingga 71 hari ke depan.

Seperti diketahui, Gubernur Jatim telah mengukuhkan sejumlah Pjs sebagai pengganti beberapa kepala daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, termasuk Kota Blitar

Pjs Wali Kota Blitar Jumadi mengatakan, ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendragi) untuk mengisi jabatan Wali Kota Blitar. Menyandang pejabat sementara Wali Kota Blitar, akan dilakoninya selama 71 hari ke depan. Penanganan Covid-19 dan persiapan Pilwali Blitar 2020 akan menjadi fokus kerjanya sebagai Pjs.

"Sesuai dengan arahan Kemendagri, tugas dan kewajibannya sama seperti umumnya. Hanya saja kondisi atau momen pilkada, juga adanya wabah Covid-19 akan menjadi fokus utama dalam menjalankan tugas ini (Pjs, Red)," jelasnya kepada Koran ini pascamenghadiri rapat paripurna DPRD Kota Blitar, kemarin (28/9).

Dia mengaku, dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, akan menjalin koordinasi dengan camat dan lurah. Termasuk  mengupayakan perubahan status zona di Kota Blitar agar berubah menjadi zona hijau. Sebab, Kota Blitar hingga kini masih berstatus orange. "Tentu kita akan terus koordinasi dengan semua elemen terkait untuk bersama-sama mengubah status zona orange ini ke zona hijau. Jadi semoga semua akan aman dan berjalan dengan lancar," terangnya.

Dia menyebutkan, akan menjaga ketertiban umum selama persiapan pelaksanaan pilwali blitar 2020. Termasuk di antaranya, memastikan pelaksanaan pilwali berjalan aman dan kondusif, misalnya menghindari munculnya klaster Covid-19. Selain itu, juga akan menjamin serta menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN). "Sesuai dengan pesan Pak Presiden, jangan sampai ada klaster dalam pelaksanaan pilkada ini. Jadi harus menjadi tantangan bagi kita untuk mejaga ketertiban umum dan keselamatan bersama," ungkapnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia