alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Features
icon featured
Features

Melihat Agenda Pjs Wali Kota Blitar Jumadi Usai Dikukuhkan

Nyekar ke MBK Hingga Cicipi Belimbing

30 September 2020, 10: 44: 58 WIB | editor : Alwik Ruslianto

PENASARAN: Pjs Wali Kota Blitar Jumadi, berkunjung melihat barang peninggalan Soekarno berupa tongkat di Istana Gebang.

PENASARAN: Pjs Wali Kota Blitar Jumadi, berkunjung melihat barang peninggalan Soekarno berupa tongkat di Istana Gebang. (HUMAS DAN PROTOKOL KOTA BLITAR FOR RADAR BLITAR)

Sejak dikukuhkan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Blitar Jumadi mulai menjalani sejumlah kegiatan di Kota Blitar. Sejumlah agenda pun menanti. Mulai menghadiri Deklarasi Damai Pilwali kota Blitar 2020, rapat paripurna hingga kemarin (29/9) meninjau beberapa destinasi wisata.

MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH, Kepanjenkidul, Radar Blitar

Sejak Senin (28/9), Pjs Wali Kota Blitar Jumadi sudah disibukkan dengan beberapa agenda. Salah satunya adalah menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Blitar. Seperti pada umumnya, pejabat sementara tersebut menyampaikan laporannya pada rapat paripurna penetapan ranperda tentang PDAM dan BPR.

Berkesempatan menikmati Belimbing Karangsari.

Berkesempatan menikmati Belimbing Karangsari. (HUMAS DAN PROTOKOL KOTA BLITAR FOR RADAR BLITAR)

Kemudian kemarin, berlanjut mengunjungi beberapa destinasi wisata di Kota Blitar. Di antaranya, Istana Gebang, Makam Bung Karno (MBK) dan Agrowisata Belimbing Karangsari di Kecamatan Sukorejo. Di dampingi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan camat, dia meninjau kondisi destinasi wisata di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Semenjak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru atau new normal, beberapa tempat wisata diizinkan dibuka. Dengan syarat, wajib memperhatikan protokol kesehatan ketat. Di samping, jumlah pengunjung yang datang juga dibatasi. Tidak seperti sebelum terjadi wabah korona. 

Di sela-sela meninjau destinasi wisata, Pjs Wali Kota Blitar Jumadi mengungkapkan, roda perekonomian di sektor pariwisata di Kota Blitar harus kembali berputar. Laju perekonomian yang sempat ambruk akibat badai korona harus bangkit kembali. ”Berbagai upaya akan kami lakukan untuk memulihkan kondisi perekonomian di Kota Blitar setelah diberlakukannya kebiasaan adaptasi baru. Kami sedang rutin menggelar rapat koordinasi dengan ODP terkait untuk pemulihan ekonomi di Kota Blitar,” jelasnya, kemarin (29/9).

Sektor perekonomian yang harus dipulihkan yakni jasa pariwisata. Menurut dia, Kota Blitar merupakan kota jasa pariwisata. Banyak perekonomian masyarakat yang tumbuh dari jasa pariwisata. ”Berbagai cara harus dilakukan para pelaku usaha jasa pariwisata untuk kembali meningkatkan laju perekonomian. Beberapa cara di antaranya adalah memanfaatkan ikon Kota Blitar sebagai gambar produk aksesori, kaus dan lain sebagainya. Menciptakan miniatur tempat-tempat wisata bersejarah di Kota Blitar,” terangnya.

Maka itu, dibutuhkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan ekonomi jasa pariwisata di Kota Blitar. Di samping dari para pelaku usaha itu sendiri, juga dibutuhkan dorongan ataupun dukungan pemerintah daerah. ”Sebagian anggaran penanggulangan korona ini juga difokuskan untuk penanganan dampak ekonomi. Salah satunya untuk membuat pelatihan bagi mereka yang terkena PHK,”ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jatim ini.

Selain itu, untuk menumbuhkan sektor pariwisata di Kota Blitar masa pandemi ini juga dibutuhkan fasilitas penunjang lainnya. Salah satunya adalah ketersediaan tempat menginap atau hotel dan restoran. Di Kota Blitar, keberadaan hotel dengan fasilitas sekelas hotel berbintang belum ada.

Oleh sebab itu, ke depan harus ada hotel berbintang di Kota Blitar. Keberadaan hotel tersebut sangat dibutuhkan bagi wisatawan yang datang dari luar daerah bahkan wisatawan asing. Seperti diketahui, saat ini di Kota Blitar sedang dibangun dua hotel berbintang. Ditargetkan, kedua hotel tersebut rampung dibangun pada 2021 mendatang.

Menurut dia, untuk mengembangkan perekonomian pariwisata di Kota Blitar tidak bisa dilakukan hanya satu sektor saja. Melainkan dibutuhkan kerjasama lintas sektor. Misalnya dari sektor perdagangan, sektor industri dan UMKM. “Semua harus bersinergi agar perekonomian berkembang secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, di sela-sela meninjau destinasi wisata kemarin, Jumadi juga berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno. Dia berziarah didampingi oleh kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Tri Iman Prasetyo serta pejabat lainnya. Kemudian, dia juga berkesempatan mencicipi manisnya belimbing Karangsari.

Dengan di dampingi pengelola agrowisata Belimbing Karangsari, Jumadi berkeliling melihat sejumlah tanaman belimbing yang berdiri di lahan seluas lima hektare lebih itu. (*)

(rt/kan/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia