alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek
Wujudkan Smart City

Diskominfo Ajukan Penambahan Rp 1,4 M

Konektivitas Sampai di Kecamatan

01 Oktober 2020, 10: 32: 13 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek – Demi mewujudkan smart city di tahun 2021 nanti, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Trenggalek mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 1,4 M,  dari rencana penganggaran semula Rp 10,3 M.

Kepala Diskominfo Trenggalek Edif Hayunan Siswanto menjelaskan, dengan anggaran awal Rp 10,3 M, dihitung masih kurang untuk menggabungkan jaringan antar OPD di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. "Anggaran itu belum cukup, sebab berdasarkan kajian kami hanya bisa untuk mewujudkan jaringan pada OPD di wilayah kota saja," ungkap Edif.

Dia melanjutkan, sebab untuk mewujudkan smart city, Diskominfo telah membuat perencanaan untuk membentuk big data. Sehingga memerlukan konektivitas yang lancar antar tiap OPD yang ada di Trenggalek, termasuk 14 kecamatan yang ada. "Kami membutuhkan anggaran tambahan untuk membangun jaringan yang ada di setiap kecamatan," katanya.

Untuk itu, diskominfo mengajuan penambahan anggaran pada APBD induk 2021 sekitar Rp 1,4 miliar. Tujuannya, untuk membangun jaringan dan menambah konektivitas tiap OPD yang ada di Trenggalek ke server Diskominfo. Diharapkan anggaran tersebut disetujui, agar seluruh OPD, juga 14 kecamatan terjadi konektivitas.

jika pengajuan penambahan anggaran tersebut tidak terealisasi otomatis untuk mewujudkan smart citu di Trenggalek yang ditargetkan maksimal pada tahun 2022 bakal terkendala. Sebab anggaran yang diajukan merupakan kebutuhan riil di lapangan, dan tidak bisa ditawar lagi. "Jika ditambah tidak masalah, namun jika dikurangi pastinya akan menjadi kendala. Semoga saja pengajuan kami disetujui, sebab telah mendalat dukungan dari dewan," jelas mantan Camat Panggul ini. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia