alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar
Gelar Rangkaian Kegiatan Peringatan HKN ke-56

Fokus Lomba Olahraga hingga Salurkan Bantuan Sembako

15 Oktober 2020, 08: 45: 16 WIB | editor : Jessica AP

RESMI DIMULAI: Dinkes Kota Blitar dr. M. Muchlis memukul gong tanda dimulai rangkaian kegiatan HKN ke-56 tahun ini.

RESMI DIMULAI: Dinkes Kota Blitar dr. M. Muchlis memukul gong tanda dimulai rangkaian kegiatan HKN ke-56 tahun ini. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Kemarin (14/10), rangkaian kegiatan peringatan HKN diawali dengan menggelar perlombaan olahraga.

Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinkes Kota Blitar dr. M. Muchlis di GOR Minarni, Kawasan Taman Kebonrojo. Pembukaan juga dihadiri Ketua HKN Kota Blitar dr. Mutia Farah FDF,Sp.A,MM Kes. Karena dalam masa pandemi, upacara pembukaan rangkaian kegiatan HKN dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kepala Dinkes Kota Blitar dr. M. Muchlis mengatakan, peringatan HKN tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini sedang terjadi pandemi Covid-19, sehingga seluruh kegiatan HKN harus menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan. "Maka itu, kami sebagai tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi ujung tombak pencegahan Covid-19, harus bisa memberi contoh baik kepada masyarakat. Salah satunya dengan menjaga kesehatan dengan aktif berolahraga," jelasnya usai upacara pembukaan, kemarin.

Menurut dia, nakes harus bisa memberikan contoh berolahraga yang baik dan benar di masa pandemi saat ini. Olahraga yang baik adalah yang tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Jadi, tidak semua jenis olahraga bisa dilakukan di masa pandemi. Olahraga harus relevan dengan kondisi saat ini. Jangan olahraga yang menimbulkan risiko," ujarnya.

Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan, yakni olahraga yang tidak menimbulkan kerumunan ataupun berdekatan atau olahraga tim. Seperti tenis meja, tenis lapangan, dan bulu tangkis. "Seperti lomba olahraga yang kami selenggarakan ini sudah relevan di masa pandemi. Tidak berisiko dan tetap memenuhi protokol kesehatan," terang dokter ramah ini.

Strategi pembangunan kesehatan saat ini meliputi tiga pilar, yakni paradigma sehat, penguatan layanan akses kesehatan, dan penyediaan biaya melalui jaminan kesehatan nasional (JKN), gerakan masyarakar hidup sehat (Germas), Program Indonesia Sehat dan program nusantara sehat.

Melalui Germas tersebut, diharapkan bisa tercipta generasi sehat dan unggul pada 2024 mendatang. Melalui generasi yang sehat, maka akan terwujud sumber daya manusia (SDM) unggul. "Kelak, mereka yang bisa mengisi 100 tahun Indonesia Merdeka. Masyarakat Kota Blitar khususnya, bisa menjadi bagian SDM unggul tersebut," terangnya. 

Sementara itu, Ketua HKN ke-56 Kota Blitar dr. Mutia Farah FDF,Sp.A,MM Kes mengungkapkan, peringatan HKN tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan. Mulai perlombaan olahraga, bakti sosial (baksos) hingga webbinar. Rangkaian kegiatan itu juga dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19. "Ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat, untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi," terang perempuan berjilbab ini.

Mutia mengatakan, peringatan HKN kali ini lebih difokuskan pada kegiatan baksos. Baksos itu meliputi rapid test masal nakes, pembagian sembako kepada anak yatim, pemeriksaan lansia, hingga senam bersama. "Sesuai rencana, puncak peringatan HKN digelar pada 12 November nanti. Sekaligus upacara peringatan HKN," ungkapnya. (*)

(rt/kan/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news