alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Politik
icon featured
Politik

Hanya Selisih 131 Pemilih

15 Oktober 2020, 10: 41: 29 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Gembong Derita Hadi - Ketua KPU Trenggalek

Gembong Derita Hadi - Ketua KPU Trenggalek

KOTA, Radar Trenggalek-  Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 ini, kemungkinan tidak jauh berbeda dari Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018 lalu. Pasalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek memperkirakan DPT yang akan mencoblos nanti jumlahnya berkisar 581 ribu. Apalagi dalam penetapan DPT yang dilakukan oleh KPU Trenggalek kemarin (14/10) dari 157 desa/kelurahan yang tersebar di seluruh Trenggalek terdapat 581.880 pemilih. Jumlah tersebut hanya berselisih 131 pemilih lebih banyak dari jumlah DPT pada Pilgub Jatim 2018 lalu sebanyak 581.749.

 “DPT yang kami tetapkan ini sifatnya dinamis sebab ada kemungkinan berubah sebelum hari pencoblosan pada 9 Desember nanti,” ungkap Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi.

Dia melanjutkan, jumlah DPT 581.880 tersebut terdiri atas 291.440 pemilih perempuan dan 290.440 pemilih laki-laki. Nantinya jika ada pengurangan baik itu meninggal atau pindah domisili maka surat pemberitahuan untuk memilih (C-6) akan ditarik. Sebab data tersebut tidak relevan lagi dengan jumlah pemilih. Sedangkan jika ada pendatang dari luar kabupaten yang telah mengurus surat pindah domisili, dan belum tercatat pada DPT maka dia tetap diberi kesempatan untuk memilih dengan KTP elektronik yang telah dimiliki di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sesuai. “Mereka Tetap bisa memilih, namun memilihnya diatas pukul 12.00, dengan menggunakan surat suara yang belum digunakan,” katanya. Sedangkan untuk hak pilih bagi warga binaan khusus yang ber KTP Trenggalek akan di masukan DPT di dekat rutan dan memilih di TPS reguler. Sedangkan DPT di daerah asalnya akan dicoret. Sedangkan untuk prosesnya nanti direncanakan akan ada petugas TPS terdekat masuk ke rutan, sebab warga binaan tidak bisa keluar. “Tetap hal ini juga dilakukan setelah pukul 12.00, ketika pemilih di TPS tersebut yang ada di DPT tidak ada lagi yang datang,” jelasnya. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia