alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sopir Disekap, Dibuang Di Pinggir Jalan

17 Oktober 2020, 10: 19: 41 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek – Peristiwa perampasan mobil disertai penyekapan pada sopir terjadi di Kecamatan Suruh tepatnya di Desa Gading, empat malam lalu, tepatnya Selasa (13/10) dini hari. Kemarin, Satreskrim Polres Trenggalek berhasil membekuk dua orang diduga sebagai pelaku tindakan kriminal tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan membenarkan bahwa tindak kriminal perampasan mobil Xenia terjadi pada 13 Oktober 2020. Menurut dia, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 di pinggir jalan raya, masuk Desa Gading, Kecamatan Suruh. "Jadi memang ada kejadian perampasan, dari pengakuan korban bahwa kedua pelaku memakai modus dengan menyewa mobil untuk diantarkan dari Jombang ke Kecamatan Suruh," ungkapnya.

Tatar mengatakan, korban yang berinisial LHS, 20 tahun tidak mengalami serius, cuma korban pertama kali ditemukan saksi berada di depan gubuk dalam keadaan disekap dengan selotip transparan, kedua tangan dan kaki diikat dengan tali rafia. Selain itu, korban juga mengaku sempat diancam dari kedua pelaku menggunakan senjata api, yakni tersangka yang berinisial I, laki-laki, kelahiran 1993 dan tersangka II berinisial BRH, kelahiran 2001. "Kedua pelaku mengancam seolah - olah membawa senjata api, namun sebenarnya mereka tidak punya," ujarnya.

MENINJAU: Seorang petugas yang sedang mengolah TKP penyekapan terhadap sopir di Desa Gading, Kecamatan Suruh, beberapa waktu lalu.

MENINJAU: Seorang petugas yang sedang mengolah TKP penyekapan terhadap sopir di Desa Gading, Kecamatan Suruh, beberapa waktu lalu. (Polres for radar trenggalek)


Menurut dia, setelah kedua pelaku berhasil menguasai mobil korban, mereka membawa mobil tersebut kembali ke Kabupaten Jombang. "Kedua tersangka sudah berhasil kami tangkap. Pelaku kami amankan di Jombang dan Surabaya," ucapnya.

Disisi lain, Tatar mengakui motiv dari kedua pelaku masih dalam penyelidikan, yang hasil penyelidikan akan diungkapkan pada rilis pers ke depan. "Informasi lebih lanjut akan kita sampaikan saat rilis," katanya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia