alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Masa Kerajaan Kediri, Bantaran Kali Brantas Banyak Pemukiman

18 Oktober 2020, 10: 10: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

CAGAR BUDAYA ? : Agus Subagyo menunjukkan arca tanpa kepala dan kaki saat menggali pasir di sekitar sungai brantas.

CAGAR BUDAYA ? : Agus Subagyo menunjukkan arca tanpa kepala dan kaki saat menggali pasir di sekitar sungai brantas. (SITI NURUL LAILIL MA'RIFAH/RATU)

Sementara itu, Korwil BPCB Jatim wilayah Tulungagung, Haryadi mengaku telah mendatangi temuan arca tersebut dan bertemu dengan penemu, Agus Subagyo. Secara sekilas, arca tersebut merupakan objek diduga cagar budaya. Namun, untuk memastikannya, dia meminta penemu Agus Subagyo untuk melaporkan ke kepala desa setempat untuk mengirimkan surat tindaklanjut ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan meneruskan ke BPCB Jatim perihal temuan itu, untuk diteliti lebih lanjut. "Ini masih obyek diduga benda cagar budaya, untuk jelasnya perlu penelitian lebih lanjut oleh tim," katanya

Haryadi belum bisa memastikan, kepastian dari arca tersebut. Pasalnya, bagian kepala dan kaki terpotong dengan posisi sikap berdiri dengan tangan memeluk benda mirip bunga. Hariyadi juga menyebut arca tersebut memiliki empat tangan namun hanya dua bagian yang utuh sedangkan tangan lainnya juga terpotong. “Arca dengan ukuran panjang sekitar 21 sentimeter dan lebar 18 sentimeter tersebut sebagai arca perwujudan berbahan batu andesit," terangnya.

Dia menyarankan pihak desa membuat  imbauan/peringatan kepada para penggali pasir jika menemukan lagi  benda bersejarah segera melaporkan ke pihak desa. Agar tidak ada upaya penjarahan. Terlebih, diduga lokasi tersebut akan ditemukan lagi bahan bersejarah lain. "Kalau disini memang ada prasasti batu gilang, menandakan di bantaran kali Brantas ini banyak pemukiman/ hunian di masa kerajaan Kediri.  Itu juga diperkuat juga banyaknya temuan lumpang, umpak dan lainnya," tandasnya.  (*)

(rt/lai/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia