alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Tanaman Kerdil yang Bernilai Jutaan Rupiah

18 Oktober 2020, 12: 30: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

INDAH: Tampak seorang sedang menyemprot air di salah satu bonsai yang dipamerkan  beberapa waktu lalu.

INDAH: Tampak seorang sedang menyemprot air di salah satu bonsai yang dipamerkan beberapa waktu lalu. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Tanaman bonsai tampaknya tidak pernah surut di tengah pandemi Covid-19. Buktinya, sampai sekarang tanaman kerdil ini masih tetap diminati, bahkan harganya relatif stabil sampai jutaan rupiah.

Tanaman ini juga bisa dikatakan sebuah karya seni. Pasalnya, bonsai merupakan bentuk kreatifitas mengkerdilkan pohon di atas pot. Bukan perkara mudah membonsai tanaman, karena ada rumusnya untuk membentuk bonsai tampak indah mulai dari akar, batang, dahan, serta ranting.  Karena itu, tidak hanya sebuah karya seni, tapi bonsai juga memiliki nilai bisnis.

Salah satu pegiat tanaman bonsai Budianto mengatakan, bonsai itu sebuah seni. Karena dalam proses pembentukkanya ada kreatifitas sehingga memiliki nilai. Perbedaan bonsai dan tanaman hias terletak pada rumus dan seninya. Semakin unik rumus seni yang digunakan membentuk bonsai, maka semakin tinggi nilainya. “Kalau tanaman hias tidak perlu menggunakan rumus. Sedangkan dalam membentuk bonsai selalu menggunakan rumus seperti membentuk akar, dahan, ranting dan batang. Semakin unik dan indah bonsai maka akan semakin tinggi nilainya,” tuturnya.

Pada dasarnya setiap bonsai memiliki karakteristik  berbeda-beda tergantung jenisya. Namun secara umum ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan bonsai. Mulai dari menyiram, jangan terlalu banyak dan sedikit air.  Jangan lupa jemur bonsai di bawah matahari dengan intensitas sesuai kebutuhan jenis bonsai. “Setiap jenis bonsai memiliki jenis dan perawatan  berbeda,” ujar Budi, sapaan akrabnya.

Pria asal Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru itu menjelaskan, dalam endemic Indonesia sendiri ada beberapa jenis bonsai seperti, Beringin, Tapak serta Karaber. Selain itu ada jenis bonsai  impor  dari Tiongkok dan Thailand. “Ada banyak jenis bonsai mulai dalam negeri hingga luar negeri. Biasanya, ketika mendatangkan dari luar negeri, kami budidayakan di Indonesia, karena Indonesia merupakan Jamrud Katulistiwa, jadi tanamannya lebih subur,” jelasnya. (*)

(rt/mam/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia