alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Aktivitas Pengunjung Huko Dibatasi

18 Oktober 2020, 19: 05: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

RIANG: Seorang anak  sedang berjalan di atas jembatan gantung di dalam area Huko.

RIANG: Seorang anak sedang berjalan di atas jembatan gantung di dalam area Huko. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/ RADAR TRENGGALEK)

Adanya, pandemi covid-19 membuat intensitas dan aktivitas pengunjung Huko dibatasi. Menurut dia, pembatasan tersebut sebagai upaya antisipasi dari paparan Covid-19. 

Namun begitu, dia mengakui khususnya kegiatan-kegiatan yang bersifat outdoor masih diperbolehkan. Misal kegiatan olahraga, pengenalan jenis satwa. "Cuma harus lebih terkendali, dengan protokol kesehatan, dan jumlahnya dibatasi," imbuhnya.

Di sisi lain, kawasan wisata (termasuk, Red) seluas 40 hektare, masih 5 hektare yang dikelola. Tony tak memungkiri, Huko dengan konsep ekologi, edukasi, dan pariwisata, yang membuat pengembangan Huko bukan sebatas dari pemerintah kabupaten (Pemkab), melainkan perlu kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk pengembangannya. "Setting-an huko beda, karena punya spesifikasi ekologi, edukasi, pariwisata. Jadi, kami bukan satu-satunya yang terlibat untuk membangun Huko, tapi berkolaborasi dengan semua pihak pengembangan," ucapnya. (*)

MENGAPA PAKET WISATA HUKO DIURUNGKAN?

·        Memiliki segmentasi pendidikan.

·        Desain paket diklaim sudah dirancang sebelum pandemi.

·        Kemunculan pandemi mengganggu jalannya paket.

·        Membuat situasi berubah.

·        Pendidikan belum gelar tatap muka seperti biasa.

·        Paket wisata termasuk flying fox, atraksi berkuda, atv, hingga mewarnai.

·   Pelaku usaha wisata diharapkan bisa mendapatkan penghasilan dengan terlibat di paket wisata.

SUMBER: KABID DESTINASI WISATA DISPARBUD TRENGGALEK

(rt/pur/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia