alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
Home > Features
icon featured
Features
Angger Tsu, Seorang Video Creator Blitar

Belajar Otodidak, Angkat Wisata Alam Tersembunyi

24 Oktober 2020, 16: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

PETUALANG: Angger Tsu mengunjungi salah satu destinasi wisata di Blitar, sebelum pandemi Covid-19.

PETUALANG: Angger Tsu mengunjungi salah satu destinasi wisata di Blitar, sebelum pandemi Covid-19. (Angger Tsu For Radar Blitar)

Berawal dari tugas kuliah, Angger Tsu terus menekuni kegemarannya membuat video. Ilmu otodidak dan menyewa perlengkapan dilakoni untuk membuat karya video. Kini, video buatannya, yang mengangkat wisata alam di wilayah Blitar telah dikenal luas masyarakat. 

FIMA PURWANTI, Kepanjenlor, Radar Blitar

Membuat sebuah karya tidak segampang yang dibayangkan kebanyakan orang. Kreativitas serta kemauan yang kuat diperlukan, agar bisa menghasilkan sebuah karya yang memukau. Dan tentu, dapat diterima serta diapresiasi oleh masyarakat luas.

Angger Tsu, salah seorang video creator atau pembuat video singkat dari Kota Blitar. Karya - karya yang dipajang di akun media sosial serta channel YouTube menjadi bukti bahwa karyanya pantas untuk diapresiasi. Mengangkat pesona tempat wisata alami tersembunyi, menjadi ciri khas dalam video buatannya.

Angger sapaan pemuda yang bekerja di sektor swasta ini menuturkan, mulai membuat video sejak masih duduk di bangku kuliah. Saat itu, ada tugas kuliah yang mengharuskan untuk membuat video pemberitaan. Dari situlah basic skill-nya dalam membuat video didapatkan.

"Dulu pas kuliah ada tugas bikin video pemberitaan gitu, kalau gak buat itu nggak bisa lulus. Jadi mau gak mau harus bisa basic-nya, dan dari situlah tau teknik - teknik ataupun proses membuat video. Dan dari situ juga, jadi suka buat video - video pendek gitu, ya hobi aja," jelasnya kepada Koran ini kemarin.

Pria asal Kecamatan Kepanjenlor itu mengatakan, mulai menekuni hobi membuat video pendek setelah lulus kuliah, sekitar 2016 lalu. Meski hanya hobi, tetapi kreativitas dalam membuat video tak bisa dipandang remeh. Sebab, kualitas serta teknik dalam pengambilan gambarnya saat memukau.

"Sebenarnya kalau niat dan ada kemauan pasti bisa. Toh saya juga cuma belajar otodidak buat video - video seperti itu, ya dari media sosial, dari komunitas. Intinya kalau kita mau belajar, ya pasti bisa. Kalaupun ada kesulitan istirahat dulu, mood-nya ditata biar hasil karyanya juga sesuai dengan yang kita harapkan," jelas pria yang telah memasuki usia kepala tiga itu. 

Pesona wisata wilayah selatan Blitar menjadi daya tarik tersendiri bagi lelaki berperawakan kurus itu. Menjelajah wisata tersembunyi, menjadi sebuah hal yang paling menantang baginya. Meski untuk menuju lokasi tersebut, harus menempuh medan terjal, membawa perlengkapan seberat 15 kilogram (kg) dilakukan dengan mengendarai sepeda motor kesayangannya.

"Jujur, saya kalau lagi mau eksplor satu tempat gitu pasti bawa semua perlengkapan dalam satu tas besar, kurang lebih 15 kg. Itu isinya ya kamera, ya action kamera, drone dan sebagainya. Belum lagi kalau mau nge-camp disana, tambah banyak lagi," ujarnya sambil tertawa.

Angger mengaku, ada salah satu lokasi wisata dengan medan terberat yang pernah didatanginya. Yakni Tebing Petung di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo. Medannya sebenarnya bisa dilalui dengan  sepeda motor, namun kalau setelah hujan lebat membuat jalanan tergenang dengan lumpur.

"Sebenarnya jalan atau medannya itu ya bisa dilalui, tapi pas saya kesana itu, abis hujan deras jadi penuh lumpur dan jadi susah untuk dilalui motor. Tapi untungnya tetap bisa ke lokasi. Dan itu rasanya lega banget, kerasa-lah perjuangannya, terbayar dengan pemandangannya juga," akunya.

Pria yang telah memiliki 9 ribu follower di Instagram  itu mengaku, kagum dengan banyaknya pesona wisata yang ada di Blitar. Menurut dia, masih banyak wisata tersembunyi bahkan belum pernah dijamah oleh banyak orang. Sehingga, dia sengaja membuat video singkat tentang pesona wisata untuk bisa dinikmati banyak orang, sekaligus mengenalkan pesona wisata - wisata tersebut.

"Jujur selain memang untuk kepuasan, serta pengalaman saya dalam menikmati keindahan wisata alam di Blitar. Jadi selain sebagai portofolio karya saya, saya juga mau show ke banyak orang kalau Blitar itu juga punya banyak wisata yang bagus, kaya luar negeri dan patut untuk dikunjungi," pungkasnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news