alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Sakit Gigi, Warga Bendogerit Gantung Diri

Gunakan Umbul-Umbul

24 Oktober 2020, 10: 53: 56 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

SANANWETAN, Radar Blitar - Warga lingkungan Jalan Dieng di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan mendadak heboh. Itu setelah salah seorang warga bernama Yuni Hari Harjo ditemukan tewas dalam posisi menggantung di rumahnya di Jalan Dieng Nomor 2B pada Jumat pagi kemarin (23/10).

Kejadian bermula ketika, sekitar pukul 08.30, Dony Anggara yang merupakan keponakan Yuni berjalan melewati rumah Yuni. Lantas, Dony melihat pintu rumah Yuni terbuka sedangkan kondisi rumah terlihat sepi. Mengetahui hal tersebut, Dony berinisiatif masuk ke rumah pamannya. "Kemudian saksi (Dony, Red) masuk ke dalam rumah dan mendapati Yuni sudah dalam keadaan gantung diri," terang Kasubbag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Achmad Rochan.

Mengetahui pamannya sudah dalam keadaan tidak bernyawa, Dony segera melaporkan hal tersebut pada ketua rukun tetangga (RT) di lingkungannya, yaitu Suparno. Suparno pun segera memastikan kondisi Yuni lantas melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian segera menerjunkan tim ke lokasi kejadian guna melakukan evakuasi pada jasad Yuni dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian juga menggali informasi dari pihak keluarga guna memastikan motif pria 62 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diketahui jika pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian ini sempat mengeluh sakit sekitar empat bulan lalu. "Keterangan dari pihak keluarga, sekitar empat bulan lalu mengeluh sakit gigi. Mungkin sakitnya tidak kunjung sembuh sehingga mengarah ke depresi," lanjutnya.

Padahal, sebelumnya diketahui jika Yuni sempat melakukan jaga malam pada Kamis malam, (22/10). "Pada hari Kamis sekira pukul 21.00, Yuni masih melakukan jaga malam dan menonton TV. Lalu, sekira pukul 05.00, beberapa warga yang saat itu jaga di pos kampling masih sempat bertemu Yuni," katanya.

Dari pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah celana pendek dan banner atau umbul-umbul berwarna merah-putih yang digunakan pria nahas ini untuk mengakhiri hidupnya.

Rochan menambahkan, tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan ada tubuh Yuni. Sehingga, sejauh ini pihak kepolisian menduga kejadian ini murni gantung diri.

Selain itu, lanjut dia, ditemukan sejumlah bukti-bukti lain yang menguatkan dugaan jika Yuni memang tewas karena gantung diri. "Ditemukan adanya tanda-tanda gantung diri. Di antaranya lidah menjulur dan tergigit, alat kelamin mengeluarkan sperma dan terdapat bekas jeratan tali pada leher," ungkapnya. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news