alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Tak Boleh Lengah, Meski Angka Kesembuhan Covid-19 Tinggi

25 Oktober 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

MEMBIASAKAN DIRI : Warga tetap bermasker ketika di tempat terbuka seperti di Taman Aloon-Aloon.

MEMBIASAKAN DIRI : Warga tetap bermasker ketika di tempat terbuka seperti di Taman Aloon-Aloon. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung- Warga di Kota Marmer diimbau tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat ketika beraktivitas. Dari bermasker, cuci tangan hingga menjaga jarak satu dengan lainnya. Pasalnya, pandemi Covid-19 di Tulungagung belum 100 persen mereda. 

Bahkan saat ini, angka terkonfirmasi terus menunjukkan grafik peningkatan. Data per 23 Oktober kemarin, tercatat 456 pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan jumlah kematian empat pasien.

Wakil juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Galih Nusantoro mengatakan, angka terkonfirmasi ini terus bertambah dari hari kehari. Bahkan kali ini kasus terkonfirmasi tak hanya dari temuan pelaku perjalanan daerah terkonfirmasi (PPDT), tapi juga hasil gencarnya deteksi dan tracing dari transmisi lokal baik itu dari klaster tempat kerja, maupun klaster keluarga. "Dalam seminggu ini, jika melihat data rata-rata penambahan kasusnya tiga hingga empat pasien perhari," katanya.

Meski kasus baru terus bertambah, pria yang menjabat sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan ini menyebut angka kesembuhan juga menyusul tinggi. Yakni mencapai 93 persen atau sebanyak 426 pasien. Jumlah kesembuhan ini didapat dari komitmen GTTP Covid-19 memberikan treatment pada pasien Covid-19. "Treatmen ini salah satu cara pengendalian kami. Makanya seiring ditemukannya terkonfirmasi baru akan dibarengi juga angka kesembuhan. Jadi berimbang," terangnya. (*)

(rt/lai/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news