alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Hujan Enam Jam, Rusak Rumah Warga

27 Oktober 2020, 07: 42: 37 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BERBAHAYA: Salah satu jalan yang meng­hubung­kan antar kecamatan terdampak tanah longsor pada Senin dini hari (26/10).

BERBAHAYA: Salah satu jalan yang meng­hubung­kan antar kecamatan terdampak tanah longsor pada Senin dini hari (26/10). (IMAM FOR RADAR TRENGGALEK)

MUNJUNGAN, Radar Trenggalek - Hujan deras yang terjadi pada Senin dini hari (26/10), mengakibatkan beberapa rumah warga di Kecamatan Munjungan mengalami kerusakan. Selain itu, material longsor juga sempat menutup akses jalan kabupaten. 

Danramil Munjungan Kapten Imam Ansori membenarkan, bencana tanah longsor itu terjadi di Desa Munjungan, Desa Masaran, Desa Tawing dan Desa Bendoroto. Menurut dia, dari keempat desa tersebut, ada lima rumah warga yang terdampak material longoran, yaitu Kusnadi dan Iswanto di Dusun Ketro Desa Tawing. Serta rumah Atim, Trunjel dan Suminto di Dusun Gebyok, Desa Munjungan. “Khususnya rumah milik Atim, menyebabkan dinding kamar jebol akibat diterjang material longsor dari tebing setinggi tiga meter dan panjang 10 meter. Namun, proses pembersihan masih menunggu kondisi aman dulu," kata Imam pada Senin siang (26/10). 

Di lokasi lain, lanjut dia, tanah longsor menutup jalan kabupaten menghubungkan Kecamatan Munjungan - Watulimo, masuk Desa Bendoroto. Selain itu, ada juga di Dusun Gembes, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. “Longsor juga terjadi di komplek SMPN 3 Munjungan di Desa Bendoroto. Tembok pagar sepanjang 20 meter ambrol,” ujarnya. 

Imam menjelaskan peristiwa tanah longsor bermula pada dini hari kemarin (26/10), itu setelah wilayah Kecamatan Munjungan diguyur hujan deras lebih dari enam jam. "Mulai sore itu sudah turun hujan, sampai tengah malam," sambungnya. 

Disinggung terkait penanganannya, kata Imam, aparat TNI, BPBD bersama sejumlah instansi kedaruratan dan masyarakat setempat bergotong-royong untuk membersihkan material longsor. Dua jalur yang sempat tertimbun material tanah dan bebatuan sudah bisa dibuka kembali. “Alhamdulillah, mulai pagi tadi kami gotong royong membersihkan material longsoran, sekarang sudah bisa dilewati lagi," ujarnya.

Sementara itu Wakapolsek Panggul Ipda Katik mengatakan, bencana tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Panggul, rumah milik Saiful Ansori di Desa Banjar tertimpa tebing yang ada di belakang rumahnya. "Rumahnya ini memang cukup dekat dengan tebing, sehingga longsor langsung mengenai rumahnya. Kerusakannya, menyebabkan dinding bagian belakang retak 1 x 1,5 meter," ungkapnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news