alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Targetkan Zona Hijau, Terus Masifkan Operasi Yustisi

Upaya Tingkatkan Kesadaran Prokes

19 November 2020, 08: 58: 19 WIB | editor : Jessica AP

TEKAN COVID-19: Pjs Bupati bBitar Budi Santosa memimpin apel persiapan operasi yustisi di Kantor Kecamatan Kanigoro, kemarin (18/11)

TEKAN COVID-19: Pjs Bupati bBitar Budi Santosa memimpin apel persiapan operasi yustisi di Kantor Kecamatan Kanigoro, kemarin (18/11) (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

KANIGORO, Radar Blitar – Operasi yustisi penegak protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 kembali dilakukan Pemkab Blitar pada Rabu (18/11). Operasi yustisi secara masif ini, dalam rangka mencapai target zona hijau pada peta persebaran Covid-19.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Blitar Budi Santosa dan didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar Rustin Tri Setyo Budi memimpin operasi tersebut. Selain itu, operasi yustisi ini melibatkan sejumlah personel dari tim gabungan. Di antaranya yakni, jajaran satpol PP, Bangkesbangpol, TNI, Polri, pemadam kebakaran (damkar), dinas perhubungan (dishub), dinas kesehatan (Dinkes) dan relawan. 

Pjs Bupati Blitar Budi Santosa mengatakan, operasi yustisi akan dilaksanakan setiap hari. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Sehingga, wilayah Kabupaten Blitar segera memasuki zona hijau. Terlebih, Kabupaten Blitar akan menggelar pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 mendatang. "Besok juga seperti itu, kita akan gelar operasi yustisi di seluruh kecamatan. Supaya masyarakat semakin sadar untuk terus patuh prokes. Nanti selesai kita evaluasi, kemudian bergulir lagi sampai menjadi zona kuning, kemudian hijau dan terbebas dari Covid-19," jelasnya.

Dia menerangkan, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak untuk dapat memaksimalkan sosialisasi disiplin protokol kesehatan (prokes), utamanya penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Termasuk menggandeng sejumlah tokoh masyarakat, komunitas dan sebagainya. Sehingga, lebih mudah menjangkau masyarakat untuk menerapkan prokes.  "Kita akan undang tokoh masyarakat, komunitas dan sebagainya untuk mengkampanyekan gerakan 3M ini. Pendekatan melalui sejumlah komunitas itu baik dan efektif, karena sebagian masyarakat lebih percaya kepada komunitasnya daripada orang di luar lingkungan sosialnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar Rustin Tri Setyobudi mengatakan, jumlah pelanggar prokes yang terjaring operasi yustisi di sejumlah jalan protokol terus mengalami penurunan.

Menurut dia, tingginya kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap prokes harus tetap dipertahankan. Salah satunya dengan penegakan penertiban serta pendisiplinan prokes Covid-19 di beberapa titik.  "Alhamdulillah semakin kesini semakin menurun untuk jumlah pelanggar prokesnya. Jumlahnya itu tadi sekitar 92 orang, sedangkan kemarin seratus lebih sedikit. Tentu ini perlu kita tingkatkan agar masyarakat terus disiplin, supaya wabah virus ini bisa cepat selesai dan hilang dari negeri ini," terangnya.

Dia menyebutkan, sasaran atau target dalam operasi yustisi adalah pengendara atau warga masyarakat tidak mematuhi prokes saat berada di jalan protokol. Diketahui para pelanggar prokes itu didominasi masyarakat yang tidak menggunakan masker. Sedangkan, untuk sanksi yang diterapkan pada para pelanggar yang terjaring dalam operasi yustisi adalah sanksi sosial.  "Pada operasi yustisi ini didominasi pelanggar tidak menggunakan masker. Untuk operasi tadi tidak ada sanksi denda, kita hanya gunakan sanksi sosial. Bagi para pelanggar kita silahkan untuk menyanyi lagu kebangsaan, menghafal Pancasila, push-up dan sebagainya," tandasnya. 

Sebagai informasi, ada sekitar seratus personel yang terbagi menjadi dua tim untuk diturunkan pada dua wilayah yang menjadi target pelaksanaan operasi yustisi. Sedangkan, lokasi yang menjadi titik penegakan prokes tersebut yakni di Kecamatan Kanigoro, Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Talun serta di Kecamatan Selopuro. (*)

(rt/ima/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news