alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Positif Covid-19, Terima Kelonggaran

Masa Unggah Berkas Diperpanjang

19 November 2020, 11: 14: 21 WIB | editor : Alwik Ruslianto

ilustrasi

ilustrasi (Istimewa)

SANANWETAN, Radar Blitar - Masa unggah dokumen pemberkasan para peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi bidang (SKB) diperpanjang. Perpanjangan masa pemberkasan tersebut, khusus kepada peserta yang terkonfimasi positif Covid-19. Sehingga, mereka mendapatkan waktu lebih untuk menyelesaikan berkas setelah masa isolasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pembinaan, dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar Joko Wiyono mengatakan, perpanjangan masa pemberkasan dokumen hanya diperuntukkan bagi peserta CPNS 2019 yang terkonfirmasi positif Covid-19. Peserta tersebut diharuskan melalukan isolasi, sehingga mengalami kendala untuk pemberkasaan.

"Ada satu peserta dari Kabupaten Blitar yang mengkonfirmasi kalau ternyata dia positif Covid-19, dan terkendala untuk melakukan pemberkasaan, karena harus isolasi. Jadi kemarin kita usulkan ke BKN untuk perpanjangan, dan disetujui masa pemberkasannya sampai 21 November," jelasnya kepada Koran ini kemarin (17/11).

Dia menegaskan, seluruh peserta yang lolos telah melakukan pemberkasan secara tepat waktu. Hanya ada satu peserta yang menggunakan masa perpanjangan unggah dokumen tersebut. Seluruh peserta telah memenuhi tahap pemberkasan dokumen CPNS 2019.

"Alhamdulillah semua sudah melakukan pemberkasan dokumen. Adapun berkasnya yang diunggah itu hampir sama dengan saat pendaftaran dulu. Di antaranya itu ijazah, transkrip nilai, surat pernyataan, surat keterangan, dan sebagainya," jelasnya.

Menurut dia, masih ada dua tahapan bagi para peserta untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Termasuk tahapan pengusulan nomor induk kepegawaian (NIP). Kemudian, bagi yang memenuhi syarat diberikan NIP oleh BKN, akan diangkat menjadi PNS oleh bupati dan ditempatkan sesuai dengan formasi jabatan dan unit kerja yang dilamar. "Setelah pemberkasan ini masih ada dua tahapan lagi, yaitu pengusulan NIP dan pengangkatan oleh bupati. Jadi setelah dapat NIP bisa diangkat dan ditempatkan pada formasi yang dilamar," tegasnya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan data dari BKPSDM Kabupaten Blitar, ada sekitar 541 formasi PNS yang dibutuhkan Pemkab Blitar. Namun, jumlah peserta yang dinyatakan lolos berdasarkan nilai integrasi seleksi kompetensi dasar (SKD) dan SKB yakni sebanyak 528 peserta. Sehingga, masih ada sekitar 13 kursi yang kosong pada formasi penerimaan CPNS 2019. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news