alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Ada, Tapi Belum Diarsipkan

20 November 2020, 11: 14: 20 WIB | editor : Alwik Ruslianto

TAK TERCATAT : Sekretaris DPK Kabupaten Tulungagung, Heru Junianto membaca serpihan sejarah Kabupaten Tulungagung.

TAK TERCATAT : Sekretaris DPK Kabupaten Tulungagung, Heru Junianto membaca serpihan sejarah Kabupaten Tulungagung. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

Setiap daerah memiliki slang berbeda-beda. Tidak terkecuali di Kabupaten Tulungagung. Contohnya seperti di atas (tabel). Namun sayang, dialek tersebut ternyata belum pernah di yang mendata dan menelusuri dari mana asal mulanya. Akibatnya, hingga saat ini belum ada yang mengarsipkannya. Padahal dialek Tulungagungan dapat menjadi identitas daerah.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Tulungagung, Heru Junianto mengakui Tulungagung punya dialek yang khas dan berbeda dengan daerah/kabupaten tetangga. Namun sayangnya, belum ada yang pernah menelusuri hingga mengarsipkannya. Padahal, dialek ini juga dapat menjadi identitas Kabupaten Tulungagung. "Belum ada kalau tentang dialek Tulungagungan," katanya

Sedangkan koleksinya sementara ini, hanya tentang sejarah asal usul desa-desa di Kabupaten Tulungagung dan Serpihan Sejarah Kabupaten Tulungagung. Selain itu, ia juga punya koleksi tentang sejarah Neyama dan Waduk Wonorejo yang berkontribusi untuk kabupaten Tulungagung yang semuanya dapat diakses di bagian pelayanan DPK atau di perpustakaan daerah Jalan RA Kartini. "Ini kami juga sedang menggarap dokumentasi dan penulusuran sejarah PT IMIT Marmer. Pertimbangannya, karena marmer ini kan iconnya Tulungagung harus segera diarsipkan tentang sejaranya," jelasnya.

Kendati demikian, Heru menilai dialek Tulungagungan ini harus segera diarsipkan. Lantas, Heru mengaku akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penelusuran. Jikapun perlu, pihaknya akan menelusurinya melalui progam penelusuran sejarah agar dapat segera mengarsipkannya. "Ya, ide bagus itu (dialek diarsipkan). Bisa ditelusuri dari desa ke desa seperti saat menelusuri sejarah awal mula desa-desa di Kabupaten Tulungagung," tandasnya. (*)

(rt/lai/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news