alexametrics
Senin, 25 Jan 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

3.583 Pelaku Usaha Mikro Mendaftar

Di Tahap Kedua BPUM

28 November 2020, 10: 59: 36 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BERTAHAN: Salah seorang pelaku UM saat sedang menata dagangan di kiosnya.

BERTAHAN: Salah seorang pelaku UM saat sedang menata dagangan di kiosnya. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar - Antusiasme para pelaku usaha mikro (UM) Kota Blitar untuk mengikuti program bantuan produksi usaha mikro (BPUM) oleh pemerintah pusat terbilang sangat tinggi. Buktinya, jumlah pendaftar meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahap pertama masa input BPUM. Jumlah ini terhitung hingga hari terakhir masa input BPUM tahap dua pada Jumat kemarin (27/11).

Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kota Blitar Sad Sasmintarti melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Njunariadi menerangkan, tercatat ada eskalasi jumlah pendaftar BPUM yang cukup signifikan dibanding tahap pertama masa input BPUM Agustus lalu. "Iya. Ini kami lihat ada peningkatan di tahap kedua," terang pria yang akrab disapa Didik ini.

Dia menambahkan, sebanyak 3.583 pelaku UM mendaftar hingga hari terakhir masa input BPUM tahap kedua Jumat kemarin. Jumlah ini jauh melebihi jumlah pendaftar di tahap pertama. Yaitu sebanyak 1.724 pelaku UM. Disebutnya, hal ini terbilang wajar. Sebab, masih banyak pelaku UM yang belum mengetahui adanya bantuan produksi oleh pemerintah pusat ini pada tahap pertama kemarin. Sehingga jumlah pendaftar cenderung meningkat signifikan di tahap kedua. "Kami langsung sosialisasikan di berbagai media begitu dapat info adanya tahap kedua kemarin. Jadi lebih banyak pelaku UM yang mendaftar," akunya.

Dia mengatakan, pengiriman data pendaftar BPUM kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop) di pemerintah pusat dibagi menjadi tujuh sesi pengiriman data setiap pekannya. "Untuk menyikapi hal itu, kami kirimkan data ke Kemenkop setiap hari Jumat. Yakni tujuh kali pengiriman," katanya.

Rinciannya, sebanyak 1.276 data pelaku UM dikirimkan pekan pertama, 829 pendaftar pada pekan kedua, 408 pendaftar pekan ketiga, 479 pendaftar pekan keempat, 192 pendaftar pekan kelima, 203 pendaftar pekan keenam, dan 196 pendaftar pekan ketujuh. Totalnya mencapai 3.583 pelaku UM.

Dari sebagian besar pendaftar, Didik mengaku, banyak yang menanyakan ke pihak Dinkop dan UM Kota Blitar terkait waktu pencairan bantuan.

Dia melanjutkan, hal itu merupakan kewenangan Kemenkop di tingkat pemerintah pusat. Pihaknya hanya sebagai media antara pelaku UM dengan pemerintah pusat. "Kami tidak punya kewenangan itu. Kami yang mengusulkan saja. Bahkan verifikasi (data pendaftar, Red) langsung oleh Kemenkop, OJK, dan sejumlah instansi terkait di tingkat pusat," tegasnya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya tahap ketiga BPUM, Didik mengaku belum dapat memastikan. Pasalnya, hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak otoritas terkait. "Kami belum tahu. Kemungkinan ada, tapi belum bisa kami pastikan," tandasnya. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news