alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Salurkan Hak Pilih Wajib Terapkan Prokes

30 November 2020, 07: 11: 49 WIB | editor : Jessica AP

JAGA KESEHATAN: Prokes pencegahan Covid-19 wajib diterapkan saat menyalurkan hak pilih di TPS pada 9 Desember mendatang. Salah satunya mengenakan masker seperti yang digambarkan dalam baliho imbauan di depan SMAN 1 Blitar.

JAGA KESEHATAN: Prokes pencegahan Covid-19 wajib diterapkan saat menyalurkan hak pilih di TPS pada 9 Desember mendatang. Salah satunya mengenakan masker seperti yang digambarkan dalam baliho imbauan di depan SMAN 1 Blitar. (YANU ARIBOWO/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Blitar 2020 di tengah pandemi Covid-19 membutuhkan perhatian khusus. Masyarakat yang memiliki hak pilih diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 ketika menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS). Langkah itu diambil untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 saat ada konsentrasi massa ketika menyalurkan hak pilih.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo dan Statistik) Kota Blitar Moh. Aminurcholis menjelaskan, penerapan prokes pencegahan Covid-19 saat beraktivitas, terutama saat menyalurkan hak pilih 9 Desember mendatang, harus menjadi kesadaran bersama. “Mari kita sukseskan pilkada serentak. Ayo patuhi imbauan pemerintah terkait penerapan prokes pencegahan Covid-19. Semoga semuanya berjalan sukses dan aman,” jelasnya.

Penerapan prokes pencegahan Covid-19 saat pesta demokrasi meliputi 3M; mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan mengenakan masker. Gelaran pilkada dengan situasi yang berbeda tentu membutuhkan persiapan yang berbeda agar semua tahapan berjalan lancar. Untuk itu, masyarakat Kota Blitar yang memiliki hak pilih harus mempersiapkan diri sebelum berangkat menuju TPS. “Nanti di TPS ada petugas yang mengarahkan seputar penerapan prokes pencegahan Covid-19 dan tata cara penyaluran hak pilih di tengah pandemi,” ujar pria ramah ini.

Seperti diketahui, dalam pilkada serentak di Kota Blitar, ada dua pasangan calon (paslon) yang berhadapan menuju kursi AG 1-AG 2, yakni pasangan Henry Pradipta Anwar dengan Yasin Hermanto (Henry-Yasin) dan pasangan Santoso dengan Tjutjuk Sunario (Santoso-Tjutjuk). Kedua paslon bakal memperebutkan 114.890 pemilik hak suara yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Rincian sebanyak 56.024 data pemilih laki-laki dan 58.866 perempuan. Mereka bakal menyalurkan hak suaranya di 259 TPS yang tersebar di 21 kelurahan. KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Blitar 2020 di tengah pandemi Covid-19 membutuhkan perhatian khusus. Masyarakat yang memiliki hak pilih diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 ketika menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS). Langkah itu diambil untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 saat ada konsentrasi massa ketika menyalurkan hak pilih.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo dan Statistik) Kota Blitar Moh. Aminurcholis menjelaskan, penerapan prokes pencegahan Covid-19 saat beraktivitas, terutama saat menyalurkan hak pilih 9 Desember mendatang, harus menjadi kesadaran bersama. “Mari kita sukseskan pilkada serentak. Ayo patuhi imbauan pemerintah terkait penerapan prokes pencegahan Covid-19. Semoga semuanya berjalan sukses dan aman,” jelasnya.

Penerapan prokes pencegahan Covid-19 saat pesta demokrasi meliputi 3M; mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan mengenakan masker. Gelaran pilkada dengan situasi yang berbeda tentu membutuhkan persiapan yang berbeda agar semua tahapan berjalan lancar. Untuk itu, masyarakat Kota Blitar yang memiliki hak pilih harus mempersiapkan diri sebelum berangkat menuju TPS. “Nanti di TPS ada petugas yang mengarahkan seputar penerapan prokes pencegahan Covid-19 dan tata cara penyaluran hak pilih di tengah pandemi,” ujar pria ramah ini.

Seperti diketahui, dalam pilkada serentak di Kota Blitar, ada dua pasangan calon (paslon) yang berhadapan menuju kursi AG 1-AG 2, yakni pasangan Henry Pradipta Anwar dengan Yasin Hermanto (Henry-Yasin) dan pasangan Santoso dengan Tjutjuk Sunario (Santoso-Tjutjuk). Kedua paslon bakal memperebutkan 114.890 pemilik hak suara yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Rincian sebanyak 56.024 data pemilih laki-laki dan 58.866 perempuan. Mereka bakal menyalurkan hak suaranya di 259 TPS yang tersebar di 21 kelurahan. (*) 

(rt/yan/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news