alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Politik
icon featured
Politik

Partisipasi Meningkat, Salah Pembacaan Data

18 Desember 2020, 13: 04: 33 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Partisipasi Meningkat, Salah Pembacaan Data

KOTA, Radar Trenggalek - Klaim dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek bahwa partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya meningkat ditanggapi kurang tepat oleh berbagai pihak. Seperti yang diutarakan Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Jawa Timur (Jatim)  yang menilai partisipasi masyarakat menurun.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pendidikan dan Pelatihan JaDI Jatim Soeripto Soeripto mengatakan jika KPU Trenggalek mengklaim bahwa partisipasi masyarakat pada Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020 ini meningkat itu merupakan pembacaan data yang salah. Sebab, sesuai rekapitulasi hasil suara yang dilakukan KPU, partisipasi masyarakat tahun ini sebesar 67,9 persen. Sedangkan jika tahun 2015 sebesar 67,93 persen, bukan 67,8 persen seperti yang dibicaraakan. "Jika ada peningkatan itu klaim yang salah, suruh buka data 2015 yang benar," katanya.

Selain itu, dibandingkan Pilbup 2015 lalu, yang juga disesalkan adalah peningkatan jumlah suara tidak sah dan masyarakat yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) tidak menggunakan hak pilihnya. Sebagai gambaran, surat suara tidak sah mengalami peningkatan sebanyak 6.288 suara dari sebelumnya (Pilbup 2015, Red) 7.576 suara menjadi 13.864 suara. Sedangkan untuk masyarakat yang tercatat dalam DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya meningkat sebanyak 2.312 orang. Dari sebelumnya 184.454, menjadi 186.766 orang. "Dalam hal ini saya hanya membaca data saja. Itu yang terjadi," jelas mantan ketua KPU Trenggalek ini. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news