alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Jelang Nataru, Harga Cabai Semakin Pedas

19 Desember 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

 SEMANGAT: Seorang pedagang di Pasar Basah sedang melayani pembeli beberapa waktu lalu.

 SEMANGAT: Seorang pedagang di Pasar Basah sedang melayani pembeli beberapa waktu lalu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga beberapa bahan pokok di Pasar Basah, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, mulai merangkak naik. Kenaikan harga terpantau sejak sejak dua pekan ini.

Eko Wahyudi, salah satu pedagang di Pasar Basah mengatakan, kenaikan paling mencolok ada di komoditas cabai, telur, dan sayur-mayur. "Cabai rawit sebelumnya Rp 25 ribu, sekarang Rp 42 ribu per kilogram (kg). Sementara cabai merah besar sebelumnya Rp 34 ribu, sekarang Rp 60 ribu per kg," kata Eko, Kamis (17/12).

Dari sisi sayur mayur, kata dia, wortel naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg. Ada juga kubis harganya juga melambung dari Rp 4 ribu menjadi Rp 20 ribu per kg. Sementara untuk tomat, naik dari Rp 8 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg. Harga telur ayam ras pun turut terkerek dari Rp 24 ribu menjadi Rp 26 ribu per kg. "Kalau bawang masih stabil. Bawang merah Rp 28 ribu per kg, sementara bawang putih Rp 21 ribu per kg," tutur Eko.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Misran menjelaskan, kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru hingga masih terkendali. Sebagian besar bahan pokok, ada yang belum menunjukkan kenaikan harga yang signifikan. "Besok (hari ini, Red), kami akan melakukan pemantauan khusus menjelang Nataru di pasar-pasar di Trenggalek bersama tim," kata Misran.

Berdasarkan catatan dinas, kenaikan harga bahan pokok hampir selalu terjadi menjelang Nataru. Namun, pihaknya memprediksi kenaikan tak akan tinggi pada Nataru kali ini. Pandemi Covid-19 turut memengaruhi prediksi tersebut. "Saya kira ya di pandemi ini, meski ada kenaikan, tidak setinggi hari-hari besar sebelumnya," tutur Misran. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news