alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Jelang Tahun Baru, Harga Bumbu Dapur Turun

Permintaan Meningkat

28 Desember 2020, 08: 30: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

HARGA TURUN: Seorang pedagang bertransaksi dengan pembeli di Pasar Templek.

HARGA TURUN: Seorang pedagang bertransaksi dengan pembeli di Pasar Templek. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Momen jelang Tahun Baru tak selalu membuat sejumlah harga bumbu dapur di pasaran terkerek naik. Buktinya, kini harga cenderung turun. Salah satunya bawang merah yang dijual sekitar Rp 20 ribu per kilogram (kg). Sebelumnya, sekitar Rp 23 ribu per kg.

Inah, salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Templek mengaku tak mengetahui pasti turunnya harga. Dia memperkirakan lantaran tingginya permintaan. Itu tak lepas karena banyak orang bakal menggelar acara mendekati Tahun Baru. "Kebanyakan turun. Dalam seminggu ini lah," akunya kemarin (27/12).

Pantauan di lapangan, tak hanya bawang merah yang mengalami penurunan harga. Sejumlah bumbu dapur lain juga mengalami hal serupa. Di antaranya cabai rawit yang dijual sekitar Rp 45 ribu per kg. Biasanya, mencapai Rp 50 ribu per kg. Cabai besar yang dulu mencapai Rp 46 ribu per kg, kini hanya sekitar Rp 40 ribu per kg. "Kalau bawang putih tetap stabil. Masih sekitar Rp 22 ribu per kg," ujar Inah.

Menurut Inah, momen jelang pergantian tahun tak bisa jadi patokan. Harga bumbu dapur dan sejumlah barang lain di pasaran masih fluktuatif setiap tahunnya. Salah satu penentu biasanya dari jumlah permintaan yang berimbas pada harga barang dari produsen dan distributor. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news