alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Tenant Masih Enggan Buka Lapak

Demi Memangkas Biaya Operasional

28 Desember 2020, 08: 30: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BELUM NORMAL: Seorang pengunjung berjalan di depan kios yang masih tutup. Sebagian besar pedagang masih enggan kembali berjualan.

BELUM NORMAL: Seorang pengunjung berjalan di depan kios yang masih tutup. Sebagian besar pedagang masih enggan kembali berjualan. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Perekonomian di Kota Blitar belum sepenuhnya pulih. Buktinya, masih banyak pusat perbelanjaan yang sepi pembeli. Seperti terlihat di Blitar Square. Jumlah pengunjung mall tersebut relatif turun. Beberapa kios di sana juga terlihat masih tutup.

Manajer Blitar Square, Toni Antonius mengungkapkan, kondisi tersebut berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Sekitar 50 persen dari total jumlah penyewa lapak terpaksa harus tutup. Kondisi itu diperparah belum dibukanya bioskop di dalam mall.

Menurut dia, harus diakui keberadaan bioskop menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya. "Karena bioskop juga belum buka. Jadi tenant masih enggan buka karena kunjungan mall masih sepi," ujarnya.

Dia mengatakan, dari total jumlah penyewa yang ada di lantai dua dan tiga, sekitar lima unit lapak masih memilih tutup. Itu juga karena penyewa bermaksud untuk mengurangi biaya operasional.

"Penurunan (jumlah pengunjung, Red) sekitar 50 persen. Kalau pada kondisi normal itu bisa mencapai 3.000 pengunjung per hari. Kalau sekarang mungkin cuma sekitar 1.000-1.500 pengunjung per hari," jelasnya.

Pria ramah itu pun tak heran jika sebagian penyewa masih memilih tutup. "Tenant banyak yang belum balik. Rata-rata mereka tunggu bioskop buka," katanya saat dikonfirmasi kemarin (27/12).

Dia menceritakan, sebenarnya kunjungan di mall tersebut memgalami sedikit peningkatan sejak awal bulan ini. Itu tak lepas kembali karena dibukanya salah satu wahana permainan yang ada di lantai dua. Namun tetap saja, sebagian penyewa lapak enggan untuk kembali beraktivitas di mall Blitar Square. "Ya lumayan. Traffic-nya (sedikit, Red) meningkat," terang pria 41 tahun ini.

Dia berharap, kondisi segera kembali normal agar mall bisa ramai. Dengan begitu, tenant bisa kembali sepenuhnya membuka kiosnya. (*)

(rt/tya/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news