alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Berpotensi Kuliah Bergantian

Kantongi Lampu Hijau dari 4 Kementerian

30 Desember 2020, 08: 30: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

MASIH TUTUP: Tampak kondisi kampus IAIN Tulungagung masih sepi dari mahasiswa. Direncanakan masuk semester genap perkuliahan tatap muka bisa dimulai.

MASIH TUTUP: Tampak kondisi kampus IAIN Tulungagung masih sepi dari mahasiswa. Direncanakan masuk semester genap perkuliahan tatap muka bisa dimulai. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Tulungagung mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Meski demikian, IAIN Tulungagung tengah bersiap membuat konsep perkuliahan tatap muka pada semester genap tahun depan. Hal itu dilakukan karena dari kementerian sudah memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan perkuliahan tatap muka 2021. Meskipun ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan agar bisa melakukan perkuliahan tatap muka, salah satunya mempertimbangkan kondisi kerawanan daerah masing-masing.

Humas IAIN Tulungagung Ulil Abshor mengatakan, sebelumnya memang ada surat keputusan bersama dari menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud), menteri agama (menag), menteri kesehatan (menkes), dan menteri dalam negeri (mendagri), mengenai panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19. “Dari surat keputusan tersebut, kemungkinan kampus bisa melaksanakan perkuliahan secara luring atau tatap muka,” tuturnya.

Ulil, sapaan akrabnya menjelaskan, meski sudah mendapatkan lampu hijau dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka, bukan berarti tanpa syarat. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kampus untuk bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Pertama, perkuliahan luring kemungkinan sudah bisa digelar tatap muka dengan menyesuaikan kondisi setiap daerah. Kedua, pihaknya juga akan mempertimbangkan mahasiswa yang berasal dari luar Tulungagung.

“Beberapa waktu lalu kasus Covid-19 di kabupaten ini sempat melandai, kemudian akhir-akhir ini mengalami kenaikan signifikan. Karena itu Covid-19 ini sangat dinamis. Kemungkinan menjelang dimulainya perkuliahan semester genap ini, kasus Covid-19 sudah landai kembali,” jelasnya.

Karena kementerian telah mengeluarkan kebijakan tersebut, kini pihaknya tengah mempersiapkan berbagai hal sebelum perkuliahan tatap muka digelar. Salah satunya dengan mempersiapkan konsep dan sistem perkuliahan. Bisa jadi ke depan perkuliahan tatap muka dilakukan mahasiswa secara bergantian. Kini pihaknya telah memformulasikan konsep perkuliahan tatap muka tersebut dan tentunya setiap kampus akan berbeda penerapannya di dalam perkuliahan tatap muka. “Misalnya hari perkuliahan mahasiwan nanti akan diberlakukan sif,” paparnya.

Pria berkumis tipis itu mengungkapkan, jumlah mahasiswa IAIN Tulungagung mencapai 22 ribu orang, didominasi mahasiswa asal Tulungagung. Sekitar sepertiga asal luar kota maupun daerah tetangga Tulungagung dan 90 mahasiswa berasal dari luar negeri. Jika Tulungagung sudah berstatus risiko rendah, kemungkinan IAIN Tulungagung melakukan perkuliahan secara tatap muka. “Jika Tulungagung sudah risiko rendah, kemungkinan kami melaksanakan perkuliahan tatap muka,” pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news