alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar
Upaya BPKAD Kota Blitar

Realisasi Optimal Beri Penghargaan Kecamatan dan Kelurahan Berprestasi

Tingkatkan Capaian PBB-P2, Gelar Undian

31 Desember 2020, 09: 16: 11 WIB | editor : Jessica AP

HEBAT: Wali Kota Blitar dan Kepala BPKAD berfoto bersama para lurah yang memperoleh penghargaan atas prestasi capaian PBB-P2-nya.

HEBAT: Wali Kota Blitar dan Kepala BPKAD berfoto bersama para lurah yang memperoleh penghargaan atas prestasi capaian PBB-P2-nya. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar - Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar kembali menggelar Undian Berhadiah PBB-P2 bagi Wajib Pajak (WP) Tahun 2020, kemarin (30/12).

Agenda tahunan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Blitar Santoso di Balai Koesoemo Wicitra. Undian berhadiah itu juga dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemkot Blitar, camat, lurah, dan para petugas juru pungut (PJP). Karena masih dalam masa pandemi, acara digelar sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Undian berhadiah tersebut diperuntukkan wajib pajak (WP) yang lunas membayar PBB-P2 mulai 2 Januari hingga 31 Oktober. Perlu diketahui, realiasasi pembayaran PBB-P2 tahun ini mencapai Rp 12,3 miliar atau sekitar 132 persen. Melebihi target dari yang ditentukan akibat pandemi Covid-19, yakni Rp 9,3 miliar. "Ini perlu diapresiasi. Sekalipun dihadapkan pada pandemi Covid-19, semangat masyarakat untuk membayar PBB-P2 tidak surut," ungkap Wali Kota Blitar Santoso usai membuka undian hadiah PBB-P2, kemarin (30/12).

Santoso mengatakan, pemberian hadiah undian PBB-P2 tersebut sebagai  bentuk apresiasi Pemkot Blitar kepada masyarakat yang taat dan patuh membayar pajak tepat waktu. Sebagian hasil pembayaran itu dikembalikan lagi dalam bentuk hadiah. "Pajak ini adalah nyawa dalam pembangunan daerah. Patuh dan tepat waktunya pembayaran pajak ini juga memengaruhi proses pembangunan di Kota Blitar. Hasil program pembangunan ini juga diperuntukkan masyarakat," terangnya.

Dalam meningkatkan pelayanan perpajakan, BPKAD Kota Blitar terus mengoptimalkam layanan inovasi berupa aplikasi SISMIOP atau Sistem Informasi PBB. Yakni aplikasi pembayaran pajak secara online yang bekerja sama dengan Bank Jatim, BRI, BNI 46, dan PT Pos Indonesia.

Dilaksanakannya undian berhadiah ini diharapkan bisa mendorong masyarakat agar membayar PBB-P2 lebih awal. Dengan membayar lebih awal, masyarakat berkesempatan mendapatkan hadiah undian. Hadiahnya meliputi sepeda motor, kulkas, TV berwarna, sepeda gunung, dan peralatan rumah tangga.

Tahun ini jumlah WP yang lunas PBB-P2 yakni sebanyak 46.920 WP dari 50.641 WP atau 92,65 persen. "Realisasi tersebut bisa disimpulkan bahwa hasil kerja dan peran aktif dari seluruh elemen terkait temasuk PJP lebih optimal meski dalam masa pandemi Covid-19," terang Kepala BPKAD Kota Blitar Widodo Sapto Johannes, kemarin.

Dia mengatakan, undiah berhadiah PBB-P2 bertujuan untuk mendorong masyarakat agar segera melunasi pajak tepat waktu. Selain itu, juga sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada masyarakat, khususnya wajib pajak. "Sekaligus untuk mempublikasikan dan mepertanggungjawabkan kepada masyarakat pentingnya PBB-P2 serta pemakaian anggaran untuk kelancaran pembangunan di Kota Blitar," jelasnya.

Pada kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan dengan prestasi capaian PBB-P2 tertinggi. Untuk kecamatan, ranking I jatuh pada Kecamatan Sananwetan dengan realisasi mencapai Rp 4,2 miliar dari target Rp 4,5 miliar.

Kemudian disusul ranking II, Kecamatan Sukorejo. Realisasinya mencapai Rp 3,9 miliar dari Rp 4,2 miliar. Lalu ranking III jatuh pada Kecamatan Kepanjenkidul dengan capaian PBB-P2 menyentuh Rp 3,7 miliar dari target Rp 4,2 miliar.

Kemudian di kategori kelurahan, ada dua keluarahan dengan pencapaian 100 persen sebelum jatuh tempo. Yaitu Kelurahan Blitar (Rp 382 juta) dan Kelurahan Turi (Rp 201 juta).

Lanjut kategori kelurahan berprestasi per kelas. Ranking I kelas A jatuh pada Kelurahan Gedog (Rp 757 juta dari target Rp 784 juta). Ranking I kelas B Kelurahan Karangsari (Rp 585 juta dari Rp 602 juta). Lalu ranking I kelas C Kelurahan Tlumpu (Rp 452 juta dari Rp 471 juta). Dan ranking 1 kelas D Kelurahan Blitar dengan Rp 382 juta.

Pemkot melalui BPKAD memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada kecamatan dan kelurahan berprestasi. "Semoga tahun berikutnya capaian PBB-P2 terus meningkat. Begitu pula dengan kesadaran masyarakat untuk membayar PBB-P2 tepat waktu," harap Widodo. (*)

(rt/kan/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news