alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Oknum Guru Terancam Dipecat

Dispendik Tunggu Keputusan Polisi

31 Desember 2020, 10: 45: 26 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

SANANWETAN, Radar Blitar - Kasus persetubuhan yang diduga dilakukan oknum guru SMP di Kecamatan Doko, menjadi sorotan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar. Pasalnya, kejadian itu telah mencoreng dunia pendidikan.

Kepala Dispendik Kabupaten Blitar Budi Kusumarjaka tak menampik adanya kasus tersebut. Dia merasa kecolongan dan kecewa dengan kejadian itu.

"Memang benar ada laporan tersebut. Itu menjadi penyesalan tersendiri karena sudah kecolongan. Karena itu, kami minta maaf kepada siswi dan kedua orang tuanya. Ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua," tuturnya saat dikonfirmasi, kemarin (30/12).

Budi menyatakan, bakal menindak tegas oknum guru yang terlibat. Termasuk memberikan sanksi sesuai dengan keputusan pihak berwajib. Pasalnya, oknum guru tersebut telah dilaporkan kepada polisi sehingga pengambilan sanksi akan disesuaikan. Tak menutup kemungkinan, pemecatan dan pencopotan jabatan pegawai negeri sipil (PNS).

"Karena sekarang sudah masuk proses di pihak berwajib, sanksinya akan disesuaikan. Termasuk nanti akan dipecat, dicopot, atau diturunkan jabatannya. Kalaupun dipindah ke wilayah lain, itu pasti," jelasnya.

Pria ramah itu juga mengimbau kepada siswa untuk lebih waspada kepada orang sekitar. Termasuk orang terdekat yang menjanjikan sesuatu. Selain itu, orang tua juga harus dapat mengawasi anaknya selama masa pembelajaran di rumah.

"Kami berharap tidak ada kasus lagi seperti ini. Saya yakin guru-guru kita semua profesional. Kami juga imbau kepada orang tua untuk lebih ketat mengawasi anaknya, terlebih saat pandemi seperti sekarang,” ujarnya.

“Kami (dispendik, Red) tidak bisa mengawasi secara penuh. Biasakan untuk mengawasi HP anak dan pergaulan anak," tambahnya.

Seperti diberitakan, ada salah seorang oknum guru yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pasalnya, diduga telah menyetubuhi anak didiknya sendiri berulang kali. Korban dijanjikan bakal menjadi siswa berprestasi di sekolah.  (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news