alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Tutup Total Destinasi Wisata

Batasi Operasional Kafe dan Tempat Nongkrong

31 Desember 2020, 10: 47: 08 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DITUTUP UNTUK UMUM: Wisata Sirah Kencong menjadi salah satu tempat wisata yang ditutup saat libur tahun baru.

DITUTUP UNTUK UMUM: Wisata Sirah Kencong menjadi salah satu tempat wisata yang ditutup saat libur tahun baru. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR.)

WLINGI, Radar Blitar - Sempat bakal membuka destinasi wisata jelang dan pascapergantian tahun, Pemkab Blitar akhirnya memutuskan menutup semua lokasi wisata dan tempat hiburan. Aturan penutupan itu seiring dengan adanya peningkatan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar.

Tidak hanya lokasi wisata, tapi tempat hiburan dan nongkrong juga dikenai pembatasan jam operasional yang berlaku hingga awal 2021.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar Arinal Huda. Dia mengatakan, Pemkab Blitar telah membuat kebijakan atau aturan baru mengenai penutupan wisata saat libur Tahun Baru. Penutupan wisata tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Blitar terkait tindak lanjut antisipasi penyebaran Covid-19 pada libur Tahun Baru 2021.

"Ini baru saja dirapatkan. Hasilnya, Pemkab Blitar memutuskan menutup destinasi wisata dan tempat hiburan secara keseluruhan. Jadi semua tempat wisata dan hiburan semua ditutup total," terangnya kepada Koran ini kemarin (30/12).

Huda menjelaskan, peningkatan jumlah kasus/pasien Covid-19 menjadi pertimbangan utama dalam perubahan kebijakan tersebut. Sehingga Pemkab Blitar memutuskan untuk melakukan penutupan wisata sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Serta pencegahan terjadinya klaster di tempat wisata. Selain itu, Pemkab Blitar juga mengikuti jejak pemerintah daerah lain yang memilih menutup semua destinasi wisata.

"Tujuannya jelas untuk mencegah risiko penyebaran Covid-19 yang dapat membahayakan semua orang. Selain itu, daerah tetangga juga telah menutup semua tempat wisata," ungkapnya.

Selain menutup semua tempat wisata, Pemkab Blitar juga akan melakukan pembatasan jam operasional pada semua tempat makan, kafe, dan sejenisnya. Pemberlakuan jam malam tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menertibkan masyarakat yang kerap berkerumun atau berkumpul di sejumlah titik keramaian.

"Ini juga berlaku untuk semua pengelola kafe, tempat makan, dan sejenisnya. Jam malam akan kembali kita lakukan. Ini agar masyarakat tidak bandel dan tidak berkerumun," ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan SE Bupati Blitar, penutupan tempat wisata serta tempat hiburan lainnya diberlakukan sejak 31 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sedangkan untuk pembatasan jam operasional berlaku mulai 31 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Sanksi tegas juga akan diberikan kepada para pengelola yang kedapatan melanggar kebijakan tersebut.

"Yang jelas tindakan tegas akan diambil kepada siapa saja yang melanggar. Jadi kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan kebijakan ini. Sehingga upaya kita bersama untuk memberantas Covid-19 ini bisa dilakukan," tegasnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news