alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Santri TK Islam Al Azhaar Mampu Istiqomah Menghafal Al Quran

31 Desember 2020, 11: 03: 32 WIB | editor : Alwik Ruslianto

ANTUSIAS: Pembukaan RUBAT (Rumah Balita Tahfidz) AL AZHAAR TULUNGAGUNG. Pandemi tak menghalangi proses pembelajaran di Al Azhaar.

ANTUSIAS: Pembukaan RUBAT (Rumah Balita Tahfidz) AL AZHAAR TULUNGAGUNG. Pandemi tak menghalangi proses pembelajaran di Al Azhaar. (LPI AL AZHAAR FOR RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir 10 bulan terakhir tentu berimbas pada seluruh sektor kehidupan. Tak terkecuali bagi TK Islam Al Azhaar. Tentu menjadi tantangan tersendiri bagaimana dapat melaksanakan pembelajaran dari rumah bagi anak usia PAUD.

Untuk itu, diperlukan inovasi dan kreativitas bagi para tenaga pendidik agar pembelajaran tetap berjalan. Penanggung jawab program Tahfidzul Quran Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH Minhajunniaam mengatakan, dengan memanfaatkan berbagai aplikasi online, pembelajaran tetap dapat terlaksana. Bahkan, santri TK Islam Al Azhaar mampu mengumpulkan hafalan secara individu dengan melalui video call kepada guru penguji dan tampil di atas panggung yang disiarkan secara online pada acara pembukaan Rumah Balita Tahfidz (RUBAT) AL AZHAAR TULUNGAGUNG.

“Ini prestasi para santri yang harus disyukuri dengan semangat yang lebih tinggi pada keluarga para santri agar selalu istiqomah dalam murojaah hafalan Alquran di rumah bersama keluarga,” jelasnya dalam sambutan pada acara peresmian RUBAT AL AZHAAR, Jumat (27/11) lalu di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

SELAMAT: Pengasuh Ma’had Ibnu Mas’ud Al Azhaar, selaku koordinator tahfidz LPI Al Azhaar KH Minhajun Niam memotong tumpeng sebagai simbol pembukaan acara.

SELAMAT: Pengasuh Ma’had Ibnu Mas’ud Al Azhaar, selaku koordinator tahfidz LPI Al Azhaar KH Minhajun Niam memotong tumpeng sebagai simbol pembukaan acara. (LPI AL AZHAAR FOR RATU)

Dia melanjutkan, selama masa pandemi, TK Islam Al Azhaar tetap melaksanakan pembelajaran dalam menghafalkan Alquran di samping pembelajaran yang lain. Model pembelajaran Alquran yang digunakan memerlukan kerja sama yang sangat intensif dengan para wali santri.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Islam Al Azhaar, Sri Yuliani SAg mengatakan, setiap hari guru menyampaikan target pembelajaran berupa audio visual kepada para santri dengan pendampingan orang tua. “Alhamdulillah, TK Islam Al Azhaar melakukan proses belajar dari rumah dengan cara setiap hari guru menyampaikan target pembelajaran yang berupa audio visual dan harus disaksikan santri. Audio yang harus diperdengarkan santri di rumah dengan pendampingan orang tua,” jelasnya.

Tak hanya itu, untuk evaluasi pembelajaran, setiap hari guru memantau proses pembelajaran yang dilakukan di rumah melalui WhatsApp grup kelompok belajar. Dengan cara seperti ini, santri mampu menyelesaikan setengah juz dalam waktu 4 bulan. Namun, dia tak menampik proses Belajar dari Rumah memerlukan kerja keras wali santri dalam mendampingi santri menghafalkan materi yang telah disiapkan sekolah dengan cara memperlihatkan video materi berulang-ulang dan memperdengarkan audio berulang ulang sampai santri bisa menirukan dan melafalkan sendiri dalam proses ini.

Dia bersyukur, selama 5 bulan belajar dari rumah, santri level II mampu menyelesaikan hafalannya setengah juz 29 yaitu surah Al Mulk,  Al Qolam, Alm Haqqoh, Al Ma’ariij, dan Al Jin yang ditashih melalui video call oleh tim pentashih. Mesikpun capaian tidak sebanyak saat kondisi normal karena di tengah pandemi Covid-19, hal ini cukup menggembirakan.

Wali santri sangat semangat dalam mendampingi anak belajar dari rumah dan terjalin interaksi antara anak dan orang tua yang lebih bermakna dan berkualitas. Artinya, anak bersama orang tua bersama-sama memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dalam melakukan tugas-tugas belajar. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news