alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Zona Merah, PPKM Diperpanjang 14 Hari

26 Januari 2021, 11: 21: 00 WIB | editor : Alwik Ruslianto

JANGAN SAMPAI MALAM : Aktivitas kegiatan di area Stadion Menak Sopal Trenggalek yang tidak boleh ada kerumunan mulai pukul 19.00 dengan adanya PPKM

JANGAN SAMPAI MALAM : Aktivitas kegiatan di area Stadion Menak Sopal Trenggalek yang tidak boleh ada kerumunan mulai pukul 19.00 dengan adanya PPKM (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bumi Menak Sopal yang semula berakhir pada kemarin (25/1), diperpanjang hingga Senin (8/2) mendatang. Itu perlu dilakukan mengingat saat ini status Trenggalek masih berada di zona merah atau status berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Hal itu dibenarkan oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Trenggalek Widarsono.

Menurut dia, pengambilan kebijakan tersebut berdasarkan surat edaran (SE) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 02 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM. Tujuannya adalah guna pencegahan dan pengendalian penyebaran Corona  Virus Desease 19 (Covid 19). Menyambut hal tersebut, selanjutnya bupati mengeluarkan surat keputusan (SK) nomor 188.45/45/406.001.3/2021 tentang hal yang sama. "Setelah mengeluarkan SK tersebut, untuk pelaksanaanya bupati juga mengeluarkan SE," katanya.

Dia melanjutkan, dari situ dijabarkan bahwa untuk perpanjangan PPKM hingga 14 hari ke depan. Sehingga PPKM pertama yang berakhir kemarin, langsung dilanjutkan dengan PPKM yang kedua hingga 8 Februari mendatang. Kendati demikian, dalam pemberlakuan PPKM kedua ada beberapa hal yang dipertegas, dimana tertuang dalam SE bupati. "Itu seperti beberapa poin yang diatur dalam PPKM diawal seperti hajatan yang diperbolehkan 30 orang di dalam ruangan, kalau sekarang hanya diperbolehkan ijab kabul dengan 15 orang pendamping," ungkapnya.

Ditambahkan Widarsono, juga ada perubahan kapasitas rumah makan dan restoran, dari sebelumnya 25 persen dari total kapasitas, kini hanya sekitar 15 persen, dari total kapasitas. Untuk pembatasannya tetap, hingga pukul 19.00, selebihnya beli bawa pulang atau take away. Pemberlakuan PPKM ekstra ketat tersebut perlu dilakukan karena Trenggalek sudah masuk zona merah. Sehingga setiap orang tanpa terkecuali harus bisa menerapkan protokoler kesehatan (prokes) untuk meminimalisir penyebarannya. "Masih sama-sama menjaga diri dari bahaya covid-19, dari situ kami akan terus melakukan imbauan terhadap masyarakat," jelas mantan Kepala Kantor Kesbangpol Trenggalek ini.  (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news