alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Tak Ada Pembangunan Pasar Baru

Tahun Ini hanya Renovasi

27 Januari 2021, 10: 48: 21 WIB | editor : Alwik Ruslianto

GALAU: Seorang pengunjung Pasar Lodoyo sedang melintas di area los kain kemarin (25/1).

GALAU: Seorang pengunjung Pasar Lodoyo sedang melintas di area los kain kemarin (25/1). (AGUS MUHAIMIN/RADAR BLITAR)

SUTOJAYAN, Radar Blitar - Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memastikan Pasar Lodoyo tidak dibangun tahun ini. Hal itu karena belum ada rencana pembangunan pasar baru dalam rencana kerja anggaran tahun ini. Disisi lain, ada banyak tahapan untuk melakukan pemindahan sarana perdagangan.

Kepala Diperindag Kabupaten Blitar Tavip Wiyono mengaku, didatangi oleh perwakilan paguyuban pedagang Pasar Lodoyo beberapa hari lalu. Mereka mengeluhkan rencana pemerintah yang hendak melakukan pemindahan pasar ke daerah Sukorejo. Sedangakan lokasi yang ada kini hendak digunakan sebagai ruang terbuka hijau. "Kemarin juga kami sampaikan, jika rencana tersebut masih belum ditentukan, jadi tidak usah panik dulu," katanya.

Tavip mengatakan, pemerintahan memang memiliki wacana untuk memindahkan Pasar Lodoyo. Itu jika mengacu penataan wilayah Sutojayan, yang didapuk sebagai penyangga ibu kota kabupaten di masa yang akan datang. Namun, rencana tersebut masih belum bisa dipastikan kapan direalisasikan. Mengingat hingga kini, proses penyusunan peraturan terkait penataan wilayah tersebut juga belum diundangkan.

Pria berkacamata ini menegaskan, ada banyak tahapan sebelum melakukan pembangunan pasar baru.  Studi kelayakan sudah menjadi hal mutlak yang harus dipenuhi. Berikutnya, ada beberpa tahapan lain seperti sosialisasi kepada para pedagang, hingga menyusun perencanaan pembangunan. Baru tahapan berikutnya, bisa dilakukan penganggaran dan seterusnya.

Pada tahap ini, Tavip mengaku, tidak sesederhana yang dipikirkan.  Sebab,  dalam mengalokasikan anggaran pemerintah biasanya mempertimbangan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. "Untuk itu, tidak perlu khawatir, prosesnya masih sangat panjang dan belum bisa dipastikan kapan dilaksanakan," jelasnya.

Tahun ini, pemerintah memang mengeluarkan anggaran untuk pasar. Namun, itu bukan untuk pembangunan pasar baru, melainkan hanya peremajaan atau renovasi yang tentunya tidak sampai memindahkan sarana perdagangan. "Jadi hanya rehab kecil, kemungkinan Pasar Lodoyo masuk pasar yang dapat angaran untuk itu," akunya.

Sebelumnya, Sekertaris Paguyuban Pedagang Pasar Lodoyo Subhan Yusro mengaku, menerima keluhan pedagang terkait rencana pemindahan Pasar Lodoyo. Lalu paguyuban lantas melakukan aksi dan bersepakat untuk menolak rencana atau wacana pemindahan pasar tersebut. “Lokasi ini menurut kami yang paling strategis. Itu saja masih sepi, apalagi kalau nanti di pindahkan,” katanya.

Menurut dia, wacana mengenai pemindahan pasar sudah muncul beberapa tahun lalu. Pihaknya bersyukur hal tersebut belum terealisasi. “Kabarnya kan dipindah ke Sukorejo, nah itu cukup jauh dari pusat kota,” tuturnya. (*)

(rt/muh/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news