alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

61 Tempat Wisata Siap Dibuka

Asal Kantongi Surat Rekomendasi

27 Januari 2021, 10: 49: 39 WIB | editor : Alwik Ruslianto

BISA DIKUNJUNGI: Sejumlah pengunjung menikmati Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, beberapa waktu lalu.

BISA DIKUNJUNGI: Sejumlah pengunjung menikmati Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, beberapa waktu lalu. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

WONOTIRTO, Radar Blitar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Blitar memberi sedikit kelonggaran di sektor pariwisata di tengah masa perpanjangan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Meski sejumlah tempat wisata diperbolehkan buka atau beroperasi kembali, tetap harus mengantongi rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. “Pengelola tempat wisata harus mengikuti aturan yang berlaku meski diperbolehkan buka dan kembali menerima pengunjung,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar Suhendro Winarso kemarin (26/1).

Menurutnya, surat rekomendasi berfungsi sebagai surat kesanggupan bagi para pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sehingga, dengan diterbitkan surat rekomendasi tersebut para pengelola telah menyetujui untuk turut bertanggung jawab dengan penerapan prokes di tempat wisatanya. "Yang jelas prokes harus tetap jalan kalau bisa diperketat. Jadi keselamatan dan kesehatan pengunjung maupun pengelola wisata tetap terkendali," katanya.

Dia menyebutkan, ada sebanyak 71 tempat wisata di Kabupaten Blitar. Baik wisata alam maupun buatan. Namun, dari jumlah tersebut hanya ada sekitar 61 tempat wisata mengantongi surat rekomendasi dari Satgas Covid-19. Sedangkan, 10 wisata lainnya tidak memiliki surat rekomendasi tersebut.

"Yang tidak ada surat rekomendasi itu kebanyakan wisata yang sudah jarang beroperasi, atau malah sudah mangkrak dan ditinggalkan pengelolanya. Kalaupun ada pengelola yang tidak mengurus surat rekomendasi itu hanya sedikit," jelasnya.

Lanjut dia, pengelola wisata dapat membuka wisata mulai Selasa (26/1). Namun, baik pihak pengelola dan pengunjung tetap diimbau untuk saling bekerja sama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Itu agar tidak terjadi klaster baru di tempat wisata. "Pesan kami tetap saling kerjasama untuk patuh prokes. Ini agar tercipta wisata aman, dan kedapannya tempat wisata bisa dibuka terus," tandasnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news