alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radartulungagung
icon-featured
Politik

Siap Gelar Pesta Demokrasi di 15 Desa

03 April 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

HARUS BERSIH: Suasana Pasar Pon ketika pembukaan operasional kemarin yang diharapkan pengunjung tetap ramai.

HARUS BERSIH: Suasana Pasar Pon ketika pembukaan operasional kemarin yang diharapkan pengunjung tetap ramai. (AGUS SUYITNO FOR RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Kebutuhan logistik pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 mulai didistribusikan di tempat pemungutan suara (TPS). Pendistribusian logistik diutamakan untuk daerah-daerah yang memiliki akses masuk yang sulit. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Trenggalek Edy Soepriyanto mengatakan, sebagian besar kebutuhan logistik, baik surat maupun kotak suara sudah didistribusikan ke TPS-TPS. Pihaknya menyebut, misal di Desa/Kecamatan Watulimo dan Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul, pendistribusian logistik ke TPS-TPS sudah selesai. Sementara Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh masih sebagian. Distribusi logistik diprioritaskan untuk TPS-TPS yang punya akses masuk sulit. "Sore ini (kemarin, Red) logistik pilkades harus sudah standby di TPS untuk desa yang aksesnya sulit," ungkapnya.

Tak dimungkirinya, ada desa yang belum mendistibusikan logistik ke TPS-TPS. Rencananya,  pendistribusian tepat sebelum pemungutan suara dilakukan atau pada 3 April 2021. Menurut Edy, desa dengan kriteria tersebut artinya memiliki akses yang mudah. Sehingga pagi-pagi sebelum coblosan dimulai baru didistribusikan.

Selain itu, masih kata Edy, karena pelaksanaan Pilkades serentak 2021 berada di masa pandemi Covid-19, maka tiap TPS juga didrop kebutuhan alat pelindung diri (APD), yaitu masker, sarung tangan plastik, dan hand sanitizer. Pihaknya mengakui sudah mengecek kesiapan prokes Covid-19 di Desa/Kecamatan Watulimo, Ngembel, Kamulan, dan Mlinjon. 

Sedangkan, tim lain menyebar ke desa-desa lainnya. Hasil pantauannya, distribusi prokes Covid-19 sudah diberikan. "Para pemilih juga menjalani pengecekan suhu tubuh sebelum mengikuti coblosan. Apabila ditemukan pemilih yang memiliki suhu melebihi 37,3 derajat, mereka akan mencoblos di bilik suara yang sudah disiapkan panitia," ungkapnya. 

Sementara itu, ketua panitia pilkades Gayam, Kecamatan Panggul, Agus Suyitno mengatakan, logistik pilkades sudah di-drop di balai desa, tapi belum didistribusikan ke lima TPS karena lokasi TPS dekat dengan balai desa. Menurutnya, penyimpanan logistik sementara di balai desa dilakukan untuk faktor keamanan. 

Sedangkan logistik pilkades rencananya akan didistribusikan ke lima TPS di Desa Gayam pada 3 April 2021 sekitar pukul 05.00 WIB. "Kalau di Desa Gayam itu ada 2.025 surat suara yang sudah termasuk 2,5 persen," ujarnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news