alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar
Dinas Perdagangan & Perindustrian Kota Blitar

Bina Pengusaha Muda Inovatif dan Kreatif

Untuk Tingkatkan Kualitas Produksi

07 April 2021, 08: 47: 40 WIB | editor : Jessica AP

SINERGI: Wali Kota Santoso bersama Kepala Disperdagin Kota Blitar Arianto memberikan cenderamata kepada narasumber pembinaan pelaku usaha dari Dirjen Pengembangan Ekspor Hindra Soeparjanto.

SINERGI: Wali Kota Santoso bersama Kepala Disperdagin Kota Blitar Arianto memberikan cenderamata kepada narasumber pembinaan pelaku usaha dari Dirjen Pengembangan Ekspor Hindra Soeparjanto. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar kegiatan pembinaan ekspor dan impor bagi pelaku usaha perdagangan. Kegiatan yang menargetkan pengusaha milenial dalam meningkatkan kulitas produk usaha itu digelar di aula Hotel Puri Perdana Kota Blitar, kemarin (6/4).

Kegiatan pembinaan bagi pelaku usaha dibuka langsung oleh Wali Kota Blitar Santoso, yang didampingi oleh Kepala Disperdagin Kota Blitar Arianto. Tenaga teknis bidang akses pembiayaan dan prosedur ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Hindra Soeparjanto dihadirkan sebagai narasumber. Adapun peserta kegiatan ini adalah sejumlah pengusaha muda dari Kota Blitar.

Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi para pengusaha dalam melakukan produksi. Karena itu, pihaknya hadir memberikan fasilitas maupun sarana bagi para pengusaha dalam meningkatkan kualitas produksi. Khususnya dalam membuat produk yang dapat menembus pasar internasional.

Baca juga: Pemdes Siapkan Solusi Berupa Perdes

"Jangan sampai kondisi pandemi Covid-19 menyurutkan semangat para pengusaha dalam membuat produk. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk bertahan dan harus semakin  kreatif agar bisa dilirik pasar luar negeri," ujarnya.

Menurut dia, banyak produksi para pengusaha Kota Blitar yang layak untuk dipasarkan di luar negeri. Sehingga dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil produksi usaha kreatif. Khususnya bagi para pengusaha muda atau milenial dalam membuat inovasi usaha dan produk baru.

"Salah satu hasil produksi kita adalah kendang sentul yang juga masuk sebagai produk layak ekspor. Jadi ke depannya kita ingin para pengusaha bisa sukses dalam menghasilkan produk yang berkualitas," terangnya.

Hal senada disampaikan Kepala Disperdagin Kota Blitar Arinto. Dia menegaskan, ke depannya tidak hanya hasil produksi kendang yang dapat diekspor. Namun juga sejumlah produk lainnya, termasuk olahan makanan hingga produk batik khas Kota Blitar.

"Banyak pengusaha milenial yang terus berinovasi dan mengembangkan usahanya sehingga kami berikan fasilitas. Agar nanti semakin banyak produk kita yang bisa dikirim ke pasar internasional," ungkapnya.

Dia menerangkan, kegiatan pembinaan ekspor dan impor akan dilakukan secara bertahap atau berkelanjutan. Sehingga para peserta yang merupakan para pengusaha muda itu tidak hanya mendapat materi pembekalan, tapi juga akan pelatihan lainnya dalam meningkatkan kualitas produksi.

"Tidak hanya mendapat materi, kita juga akan berikan pelatihan lagi. Misalnya dalam pengemasan, pemasaran, dan sebagainya," tegasnya. (*)

(rt/ima/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news