alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Gunakan Scoring Jarak Zonasi

Seleksi Siswa Baru Tingkat SD

07 April 2021, 11: 59: 30 WIB | editor : Alwik Ruslianto

SELEKSI: Seorang panitia PPDB di SDN Bendogerit 1 memeriksa berkas pendaftaran secara online, kemarin.

SELEKSI: Seorang panitia PPDB di SDN Bendogerit 1 memeriksa berkas pendaftaran secara online, kemarin. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur zonasi masih berlangsung hingga kemarin (6/7). Namun, kuota jalur zonasi sebagian sekolah dasar (SD) di Kota Blitar mulai terpenuhi. Akhirnya, scoring dan ranking jarak terdekat antara sekolah dan tempat tinggal akan dilakukan menyeleksi siswa baru.

Panitia PPDB SDN Bendogerit 1, Prima Kusuma mengatakan, jumlah pendaftar jalur zonasi di SDN Bendogerit 1 sudah memenuhi pagu. Hal tersebut terjadi akibat banyaknya calon siswa yang melakukan pendaftaran melalui jalur zonasi. Bahkan, dua hari setelah PPDB jalur zonasi dibuka, pendaftar telah melebihi pagu yang tersedia.

"Sejak Jumat pekan lalu, jumlah pendaftar jalur zonasi di SDN Bendogerit 1 sudah memenuhi pagu sebanyak 47 anak. Jadi yang daftar lebih dari pagu yang kami tentukan," ujarnya kemarin (6/4).

Baca juga: Deteksi Narkoba, Geledah Lapas dan Tes Urine Napi

Prima menerangkan, pihaknya akan tetap menutup PPDB jalur zonasi sesuai dengan jadwal, apalagi pagu penerimaan siswa telah terpenuhi. Nantinya, scoring akan dilakukan untuk menentukan jarak paling dekat antara tempat tinggal calon siswa baru dengan sekolah. Untuk sementara ini, jarak terdekatnya adalah 800 meter.

"Ya nanti ada ranking. Sesuai aturan, kami pilih mana yang paling dekat dengan sekolah," ucapnya.

Dia menyebutkan, total pagu siswa baru di SDN Bendogerit 1 sebanyak 56 anak dengan dua rombongan belajar (rombel) atau dua kelas. Untuk sementara, dari total pagu tersebut, sebagian sudah terisi dari penerimaan jalur afirmasi, pindah tugas orang tua (PTO), dan tenaga kesehatan yang totalnya sebanyak 9 anak.

Kepala SDN Kepanjenlor 2 Kota Blitar, Muhammad Toifudin menerangkan, untuk sementara sekolahnya ada sebanyak 29 anak yang melakukan pendaftaran melalui jalur zonasi. Jumlah pendaftar tersebut telah mencapai setengah dari total pagu yang disediakan. Yakni sebanyak 56 siswa baru untuk dua rombel.

"Yang sudah pasti dari jalur penerimaan pertama itu sekitar 11 anak. Kemudian dari jalur zonasi sebanyak 29 anak yang sudah daftar. Jadi sudah separo lebih untuk memenuhi pagu," bebernya.

Dia menjelaskan, meski PPDB digelar online, pihak sekolah tetap menyediakan meja pelayanan atau crisis center. Hal itu dilakukan untuk membantu wali murid yang mengalami kendala dalam proses PPDB. 

"Prinsipnya kami hanya memfasilitasi. Jadi orang tua yang mendaftarkan anaknya sendiri. Mereka yang memasukkan data dan memilih sekolah, kami hanya memandu saja," terangnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar Didit Rahman Hidayat menyebutkan, ada sekitar lima lembaga SD yang pendaftarnya melebihi kuota jalur zonasi. Jumlah tersebut merupakan data sementara. Sebab, hingga kini PPDB jalur zonasi masih berangsung.

"Untuk sementara 5 sekolah yang pendaftarnya melebihi kuota. Tapi ini masih akan berlangsung sampai Jumat (9/4). Kita lihat mana saja yang penuh pagunya dan mana yang belum, nanti kita evaluasi bersama," tandasnya. (*)

(rt/ima/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news