alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Empat Kecamatan Dalam Pantauan

Disinyalir Berkembang Kelompok Paham Radikal

07 April 2021, 12: 49: 33 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Tulungagung – Ada empat kecamatan dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung disinyalir rawan konflik dan penyebaran paham radikal. Itu berdasarkan  pemetaan yang dilakukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tulungagung, pada 2020 lalu.      

Empat kecamatan masuk dalam peta pantauan rawan terjadi konflik serta penyebaran paham radikal. Yakni Kecamatan Rejotangan, Kedungwaru, Tulungagung dan Besuki.  “Tapi sebenarnya hampir semua desa itu ada kelompok-kelompok yang berpotensi menimbulkan konflik dan penyebaran paham radikal. Namun, skala mereka kecil jika dibandingkan dengan empat kecamatan tersebut,” ungkap Ketua FKUB Kabupaten Tulungagung, Efendi Aris Abdullah Sunni, kemarin (6/4).

Dia mengatakan, mereka yang berada di empat kecamatan itu merupakan kelompok organisasi kajian yang tertutup.  Dengan begitu, FKUB bersama masyarakat sedang mewaspadai indoktrinasi ajaran mereka yang mengarah pada pemahaman radikal. Tidak hanya kelompok tapi juga lembaga pendidikan.

Baca juga: SPBN Tak Berfungsi, Nelayan Kesulitan Solar

Efendi-sapaan akrabnya-menjelaskan, kelompok yang kini dalam pemantauan ternyata tidak hanya berasal dari agama Islam saja. Tapi juga ada beberapa kelompok yang berasal dari luar agama Islam. “Biasanya kami meminta pendapat mereka mengenai bagaimana konsep negara menurut kelompoknya. Dari situlah bisa dilakukan pemetaan,” jelasnya.

Rencananya mulai April 2021 ini pihaknya akan merancang program deradikalikasi di Tulungagung dalam strategi menciptakan kerukunan umat beragama. Karena bibit-bibit deradikalisasi sudah menyebar di seluruh kecamatan di Tulungagung. “Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada. Karena bibit radikalisme sudah mulai bermunculan melalui kolompok ataupun lembaga pendidikan,” pungkasnya. (*)

(rt/mam/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news