alexametrics
Selasa, 18 May 2021
radartulungagung
Home > Kolom
icon featured
Kolom
Dorong Pemulihan Ekonomi Jelang Ramadan

Salur Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa

12 April 2021, 09: 05: 40 WIB | editor : Jessica AP

SUWITO EDY PURNOMO - Kasi Bank KPPN Blitar

SUWITO EDY PURNOMO - Kasi Bank KPPN Blitar (YANU ARIBOWO/RADAR BLITAR)

Pandemi Covid-19 belum usai. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 lalu berdampak sangat luar biasa. Tidak hanya berdampak bagi Kesehatan masyarakat, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kebijakan pemerintah berperan penting dalam penanganan dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19. Terutama dari sisi ekonomi. Berbagai kebijakan telah diterapkan oleh pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Termasuk kebijakan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang diarahkan untuk program penanganan Covid-19 dan PEN.

Bantuan langsung tunai (BLT) desa, merupakan bagian dari dana desa yang diluncurkan dengan melibatkan Kementerian Keuangan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat desa dalam kaitannya mendukung program PEN. Penyaluran BLT desa telah dimulai tahun 2020 yang disalurkan selama 9 bulan dengan rincian 3 bulan pertama dengan besaran Rp. 600.000 dan 6 bulan berikutnya sebesar Rp. 300.000. Pada tahun 2021 ini penyaluran BLT dana desa diperpanjang menjadi 12 bulan dengan besaran Rp. 300.000 per setiap keluarga penerima manfaat (KPM).

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Blitar yang merupakan salah satu instansi vertikal di bawah Kementerian Keuangan yang menyalurkan dana desa, mendapatkan total alokasi pagu dana desa lebih dari Rp 432 M  yang didistribusikan untuk 477 desa, dengan rincian Kabupaten Tulungagung sebesar Rp 237,60 M,terbagiatas257 desa dan Kabupaten Blitar sebesar Rp 194,59 Mterbagiatas 220 desa. Dari total pagu dana desa tersebut, total alokasi pagu BLT KPPN Blitar setiap bulan mencapai lebih dari Rp 7 M yang terbagi atas Kabupaten Tulungagung sebesar Rp 4,20 M untuk 14.007 KPM dan Kabupaten Blitar sebesar Rp 3,48 M untuk 11.621 KPM. Angka tersebut dapat berubah menyesuaikan realisasi jumlah KPM di setiap bulannya.

Baca juga: Arrowhead Sundeck

Dalam rangka percepatan penyaluran BLT desa, KPPN Blitar telah mengambil langkah cepat dalam berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Telah tercatat dalam data aplikasi OMSPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara) pada tanggal 13 Januari 2021, KPPN Blitar menjadi salah satu KPPN pertama di Bumi Pertiwi tercinta ini yang menyalurkan BLT Desa bulan ke-1 kepada 37 Desa untuk wilayah Kabupaten Tulungagung dan telah tuntas penyalurannya pada bulan Maret 2021 secara keseluruhan, sejumlah  477 Desa di wilayah kerjanya.

Pada awal April ini, Pemkab Tulungagung telah tuntas menyalurkan BLT bulan ke-4 kepada 257 Desa yang terbagi atas 14.007 KPM. Dengan berkoordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, penyaluran BLT desa bulan ke-4 memang lebih dipercepat sehingga sampai kepada penerima bantuan (KPM) sebelum bulan Ramadan tiba. Kepala KPPN Blitar Sjarif Donofan Solaiman mengungkapkan, BLT Desa merupakan salah satu jaring pengaman sosial yang diharapkan dapat menyejahterakan masyarakat desa secara langsung. ”BLT Desa ini sangat tepat dan bermanfaat karena selama ini kebanyakan bantuan sosial itu sifatnya adalah top-down, tidak menutup kemungkinan terjadinya banyak distorsi. Dengan adanya program BLT Desa yang sifatnya bottom-up ini,  akan secara langsung diterima masyarakat desa, dibelanjakan untuk kebutuhan pokok produk setempat yang ada di desa, sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan meningkat” paparnya.

Lebih lanjut, Sjarif menambahkan, sangat mengapresiasi atas kinerja luar biasa yang telah dilakukan pemerintah daerah mitra kerja KPPN Blitar dalam mengemban amanat presiden dalam rangka percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional, serta dalam rangka mencapai salah satu program prioritas pemerintah (Nawa Cita). Berbagai perubahan kebijakan telah dapat diterima dan dikoordinasikan dengan baik sehingga penyaluran Dana Desa ini dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. (*)

(rt/yan/esi/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news