alexametrics
Senin, 17 May 2021
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Pemkab Bakal Bantu Bahan Bangunan

Bupati Maryoto Tinjau Dampak Gempa di 5 Desa

12 April 2021, 10: 08: 21 WIB | editor : Bella Orlandis

GERAK CEPAT: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak gempa di Kecamatan Kalidawir kemarin (11/4).

GERAK CEPAT: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak gempa di Kecamatan Kalidawir kemarin (11/4). (DOKPIM PEMKAB FOR RATU)

KALIDAWIR, Radar Tulungagung – Pascadiguncang gempa magnitudo 6,7 skala Richter (SR) pada Sabtu sore (10/4), Pemkab Tulungagung bergerak cepat menelisik seberapa besar dampak yang ditimbulkan. Kemarin (11/4), Bupati Tulungagung Maryoto Birowo meninjau langsung ke lokasi terdampak gempa. Setidaknya ada lima titik yang tersebar di Kecamatan Kalidawir yang disambangi oleh orang nomor satu di lingkup Pemkab Tulungagung itu. Yakni Desa Betak; Desa Tanjung; Dusun Ngrawan, Desa Tunggangri; Desa Jabon; dan Desa Joho.

Didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto dan Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Soeroto, mantan sekretaris daerah (sekda) Tulungagung ini meninjau langsung lokasi rumah-rumah warga yang rusak dan ambruk akibat guncangan gempa bumi pada Sabtu (10/4) lalu. “Dengan meninjau langsung seperti ini kami dapat mengetahui apa yang dialami oleh warga pasca gempa kemarin (Sabtu, Red) sore,” jelasnya.

Maryoto mengatakan, sedikitnya dari data yang diterimanya, tercatat ada 54 rumah penduduk, 2 masjid, 2 musala, dan 1 pasar rakyat yang terdampak akibat gempa yang berpusat di laut pada jarak 96 kilometer (km) arah selatan kota Kepanjen, Kabupaten Malang ini. Kemungkinan jumlah ini dapat berubah, mengingat proses inventarisasi masih berlangsung. “Yang sudah terdaftar sementara ini ada 54 rumah, 2 masjid, 2 musala, dan 1 pasar rakyat, yakni Pasar Ngemplak yang terdampak gempa,” terangnya.

Baca juga: Panorama, Kuliner, dan Live Musik

Kondisi ini terbilang cukup parah, mengingat secara letak geografis Kabupaten Tulungagung yang jauh dari pusat gempa. Namun karena kekuatan gempa cukup besar, membuat hampir seluruh wilayah di selatan Jawa Timur (Jatim) mengalami imbas gempa.

Sementara itu, disinggung mengenai bantuan bagi masyarakat yang terdampak, Maryoto mengatakan, pemerintah berjanji tetap menyiapkan bantuan bagi masyarakat. Terutma yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah. Seperti bagian atap yang berjatuhan dan tembok rumah yang amblek. Namun, bantuan ini rencananya berupa bahan bangunan. Seperti semen, asbes, maupun bahan bangunan lain yang dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memperbaiki rumah. “Nanti akan kami bantu. Kami membantu dengan bahan-bahan bangunan seperti asbes atau mungkin semen. Karena itu penting untuk membantu warga membangun atau memperbaiki kembali rumahnya,” ujarnya.

Sementara untuk Pasar Rakyat Ngemplak yang juga terdampak, pria berkacamata ini juga akan melakukan perbaikan. Mengingat pasar tersebut merupakan pusat perekonomian masyarakat bergerak. Beruntung dalam peristiwa gempa tersebut tidak ada korban jiwa. Ditanya mengenai total kerugian dari peristiwa tersebut, Maryoto belum dapat mengkalkulasi secara keseluruhan. Mengingat proses inventarisasi masih terus berlangsung. “Belum dapat kami perkirakan untuk kerugian,” tandasnya.

Tak hanya melakukan peninjauan langsung, orang nomor satu di Tulungagung ini juga turut memberikan bantuan berupa sembako dan bahan pangan lain kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit membantu warga yang rumahnya rusak akibat guncangan gempa. (*)

(rt/nda/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news